Manikam Jajak, Tradisi Adat Perkawinan Sungai Pagu

  • 10 Jun 2026 07:49 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Solok Selatan – Masyarakat adat Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, masih mempertahankan tradisi Manikam Jajak sebagai salah satu rangkaian penting dalam prosesi pernikahan adat Minangkabau. Tradisi ini dilaksanakan sekitar satu minggu setelah akad nikah sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua dan ninik mamak dari pihak pengantin pria.

Pelaksanaan Manikam Jajak umumnya dilakukan pada Jumat sore. Dalam prosesi tersebut, pasangan pengantin baru mendatangi rumah orang tua serta ninik mamak pengantin pria dengan membawa berbagai hidangan atau makanan sebagai tanda penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih.

Tradisi ini memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Sungai Pagu. Kehadiran kedua mempelai di rumah keluarga pihak pria tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol penghargaan terhadap peran orang tua dan ninik mamak yang telah membimbing serta mendukung kehidupan keluarga besar.

Melalui upacara adat Manikam Jajak, pengantin wanita diajarkan untuk menghormati orang tua dan ninik mamak suaminya sebagaimana menghormati orang tua dan ninik mamaknya sendiri. Nilai tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam membangun hubungan kekeluargaan yang harmonis setelah pernikahan.

Menurut tokoh adat setempat, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kedua keluarga besar yang telah dipersatukan melalui ikatan pernikahan. Dengan demikian, silaturahmi dan rasa kekeluargaan dapat terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Hingga saat ini, Manikam Jajak masih dilaksanakan oleh masyarakat adat Sungai Pagu sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya leluhur. Tradisi tersebut menjadi cerminan nilai sopan santun, penghormatan kepada orang yang lebih tua, serta kuatnya ikatan kekerabatan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Keberlangsungan tradisi Manikam Jajak diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai identitas budaya daerah sekaligus sarana menanamkan nilai-nilai adat kepada generasi muda di Kabupaten Solok Selatan. (ER/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....