1.700 Orang memeriahkan Perayaan 100 tahun Jam Gadang dengan Busana Adat
- 09 Jun 2026 10:47 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi – Sebanyak 1.700 orang turut ambil bagian dalam perayaan akbar 100 tahun (satu abad) berdirinya Jam Gadang. Perhelatan kolosal yang berlangsung semarak ini dipusatkan di kawasan pedestrian Pasar Atas, Kota Bukittinggi. Ribuan peserta yang terlibat tampil memukau dengan mengenakan beragam busana adat Minangkabau yang merefleksikan keagungan budaya dan kekayaan tradisi masyarakat Sumatera Barat.
Sejak pagi hari, jantung kota Bukittinggi di sekitar Pasar Atas telah disesaki oleh ribuan masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga mancanegara yang berbaur dengan para peserta. Barisan peserta tampak anggun dan berwibawa mengenakan pakaian kebesaran adat Minang, mulai dari pakaian bundo kanduang, pakaian penghulu (pemangku adat), hingga busana tradisional khas dari berbagai nagari di Sumatera Barat. Estetika dan keunikan warna-warni pakaian adat tersebut menjadi daya tarik visual yang luar biasa bagi para pengunjung.
Perayaan satu abad Jam Gadang ini didesain tidak sekadar untuk mengenang historiografi dan linimasa berdirinya menara lonceng ikonik tersebut. Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai panggung besar pelestarian kebudayaan Minangkabau di era modern. Berbagai atraksi seni dan pertunjukan tradisi turut menghentak panggung acara, mulai dari pagelaran tari persembahan, musik talempong pacik, hingga parade budaya yang mengitari pelataran Jam Gadang.
Antusiasme tinggi terpancar dari raut wajah para pengunjung yang memadati lokasi. Banyak di antara peserta dan wisatawan yang berburu momen langka ini dengan berswafoto serta merekam video berlatar belakang kemegahan Jam Gadang—ikon bersejarah yang menjadi simbol kebanggaan kolektif masyarakat Bukittinggi dan Sumatera Barat.
Pihak panitia penyelenggara menjelaskan bahwa perhelatan ini bertujuan memicu kembali kecintaan generasi muda terhadap akar budaya daerah, sekaligus menjadi instrumen promosi untuk memperkenalkan kekayaan adat Minangkabau kepada para pelancong. Kehadiran 1.700 peserta dalam balutan busana adat ini menjadi bukti empiris tingginya komitmen masyarakat dalam menjaga warisan adiluhung para leluhur.
Rangkaian refleksi 100 tahun Jam Gadang di Pasar Atas ini pun sukses bertransformasi menjadi pesta rakyat yang penuh warna. Agenda ini menjadi penanda kuat bahwa denyut kebudayaan Minangkabau tetap eksis dan diwariskan secara turun-temurun antar-generasi, sekaligus memperkokoh posisi Jam Gadang sebagai destinasi wisata sejarah nomor satu yang membanggakan di Sumatera Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....