Bukik Ponggang, Pesona Alam dan Situs Batu Purba

  • 07 Jun 2026 20:33 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Sijunjung – Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, memiliki beragam destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Wisata Bukik Ponggang yang berada di Dusun Koto Lamo, Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan. Destinasi ini menawarkan keindahan panorama alam, udara sejuk pegunungan, serta kekayaan geologi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Bukik Ponggang terletak pada ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati hamparan pemandangan alam yang luas dengan latar perbukitan hijau serta panorama nagari-nagari yang berada di sekitar Kecamatan Kupitan.

Kawasan wisata ini memiliki luas sekitar 8 hingga 22 hektare. Nama “Ponggang” sendiri berasal dari nama suku pemilik lahan perbukitan yang kini berkembang menjadi salah satu objek wisata unggulan di wilayah tersebut.

Salah satu daya tarik utama Bukik Ponggang adalah keberadaan hamparan batu kapur atau karst yang diperkirakan telah berusia jutaan tahun. Situs batu purba ini menjadi objek yang menarik bagi wisatawan maupun pecinta geowisata karena memiliki bentuk dan karakteristik alam yang unik.

Untuk mempercantik kawasan wisata, pengelola juga menata area perbukitan dengan taman bunga krokot berwarna-warni. Bunga-bunga tersebut mekar setiap hari dan menjadi latar favorit bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen melalui fotografi.

Selain menawarkan panorama alam, Bukik Ponggang juga memiliki sejumlah spot foto yang menarik. Lokasinya yang berada di ketinggian menjadikan kawasan ini berpotensi dikembangkan sebagai lokasi olahraga paralayang. Dari puncak bukit, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam terbuka yang membentang hingga ke sejumlah wilayah di Kecamatan Kupitan.

Potensi wisata Bukik Ponggang juga didukung oleh keberadaan lahan pertanian masyarakat yang mengelilingi kawasan tersebut. Berbagai tanaman buah tropis khas Sijunjung seperti durian, manggis, alpukat, dan lansek tumbuh subur di sekitar bukit, sehingga membuka peluang pengembangan sektor agrowisata.

Tidak hanya menjadi destinasi wisata alam, Bukik Ponggang juga berfungsi sebagai pusat kegiatan budaya masyarakat setempat. Salah satu tradisi yang rutin digelar di kawasan ini adalah acara adat Berkaul Adat, yang menjadi bagian dari upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Kupitan.

Untuk memudahkan akses wisatawan, pemerintah daerah telah membangun dan meresmikan jalan menuju lokasi objek wisata. Dari Jalan Lintas Sumatera di kawasan Padang Sibusuk, perjalanan menuju Bukik Ponggang dapat ditempuh sekitar 12 menit menggunakan kendaraan.

Objek wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Pengunjung perlu menyiapkan uang tunai karena pembayaran tiket masuk maupun parkir masih dilakukan secara langsung di lokasi.

Meski fasilitas wisata masih dalam tahap pengembangan, Bukik Ponggang tetap menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang. Jalur di kawasan bukit yang berupa tanah dan batuan juga cocok untuk aktivitas jalan santai maupun hiking ringan sambil menikmati keindahan alam khas Kabupaten Sijunjung. (ER/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....