Arca Bhairawa, Jejak Kejayaan Kerajaan Dharmasraya
- 08 Mei 2026 15:16 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Dharmasraya – Arca Bhairawa menjadi salah satu peninggalan sejarah paling ikonik dari Sumatra Barat yang menyimpan nilai budaya, religi, dan sejarah besar bagi peradaban Nusantara. Arca monumental ini ditemukan di situs Padangroco, Kabupaten Dharmasraya, dan kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia.
Arca setinggi sekitar 4,41 meter tersebut dikenal sebagai salah satu arca terbesar peninggalan masa Hindu-Buddha di Indonesia. Sosok yang digambarkan pada arca memperlihatkan wujud garang Bhairawa, manifestasi Dewa Siwa dalam tradisi Hindu, sekaligus memiliki keterkaitan dengan ajaran Buddha Tantrayana yang berkembang di Sumatra pada abad ke-14.
Sejarawan meyakini arca ini erat kaitannya dengan Raja Adityawarman, penguasa besar Kerajaan Dharmasraya yang dikenal membawa pengaruh kuat sinkretisme Hindu-Buddha di wilayah Sumatra.
Secara visual, Arca Bhairawa digambarkan berdiri di atas mayat dan susunan tengkorak. Simbol tersebut melambangkan kemenangan atas kejahatan, hawa nafsu, dan kebodohan. Pada tangan kanan, arca memegang pisau belati, sementara tangan kirinya menggenggam mangkuk tengkorak atau kapala, atribut khas dalam ajaran Tantra.
Arca ini dipahat dari satu batu utuh atau monolit, menunjukkan tingginya kemampuan seni pahat masyarakat masa itu. Keberadaan arca juga menjadi bukti kuat berkembangnya ajaran Buddha Tantrayana di Sumatra pada akhir masa Hindu-Buddha di Nusantara.
Arca Bhairawa ditemukan pada tahun 1935 di area persawahan di tepi Sungai Batanghari, tepatnya di kompleks percandian Padang Roco, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat. Setelah ditemukan, arca tersebut sempat menjadi koleksi Museum Volkenkunde di Belanda sebelum akhirnya dikembalikan ke Indonesia.
Kini, Arca Bhairawa tidak hanya dipandang sebagai artefak sejarah, tetapi juga simbol kejayaan budaya dan spiritual Kerajaan Dharmasraya. Keberadaannya menjadi pengingat penting bahwa Sumatra Barat pernah menjadi pusat perkembangan peradaban besar di Nusantara pada masa lampau.(ER)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....