Jam Gadang adalah Ikon Kebanggaan Kota Bukittinggi

  • 15 Apr 2026 08:17 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Jam Gadang tetap berdiri kokoh sebagai simbol kebanggaan masyarakat Bukittinggi. Menara jam yang berada di jantung kota ini bukan hanya penunjuk waktu, te4tapi juga saksi bisu perjalanan sejarah yang panjang sejqak masa penjajahan hingga era moderen saat ini.

Jam Gadang di bangun pada tahun 1926 pada masa pemerintaha Hindia belanda. Arsitekturnya unik karena memadukan berbagai gaya,mulai dari Eropa hingga sentuhan budaya lokal Minangkabau yang terlihat pada bentuk atap gonjongnya.Keunikan lain yang jarang di temukan di dunia adalah angka Romawi pada jam tersebut, dimana angka ditulis "III", bukan "IV" seperti umumnya.

Memasuki usia 100 tahun, Jam Gadang tetap menjadi pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata utama di Sumatera Barat. Setiap harinya, kawasan ini ramai di kunjung wisatawan yang ingin menikmati keindahan kota, berfoto,maupun merasakan khas Bukittinggi. Momen peringatan satu abad ini menjadi refleksi penting untuk menjaga budaya yang memiliki sejarah tinggi.

Berbagai kegitan dapat di gelar untuk memperingati 100 tahun Jam Gadang, seperti festival budaya,pertujukan seni tradisional Minangkabau,hingga pamerani sejarah yang mengangkat perjaranan menara jam tersebut. Selain itu,mementum ini juga menjadi peluang untuk meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Lebih dari sekedar bangunan bersejarah, Jam Gadang adalah identitas dan kebanggan masyarakat Bukittinggi. Seratus tahun perjalanan telah membuktikan bahwa warisan budaya ini tetap relevan dan menjadi pengikat memori kolektif masyarakat lintas generasi.

Dengan semangat pelestarian, diharapkan jan Gadang aakan terus berdiri tegak, menjadi pe nunjuk waktu sekaligus penanda sejarah yang tak lekang oleh zaman. (RS/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....