Bedah Ayam, "Pengobatan Tradisional Turun-Temurun Minangkabau"
- 05 Apr 2026 14:07 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bedah ayam, atau dikenal sebagai ayam ubek atau daguak ayam, merupakan praktik pengobatan tradisional yang masih bertahan di Minangkabau. Metode ini menggunakan ayam hidup untuk mendiagnosis penyakit manusia, dengan kepercayaan bahwa penyakit dapat berpindah dari tubuh pasien ke ayam.
Proses pengobatan dilakukan oleh dukun atau “orang pintar” yang menyembelih ayam kampung, kemudian membedah organ dalam untuk mengidentifikasi tanda-tanda penyakit. Selama prosesi, biasanya dibacakan doa atau ayat suci sebagai bagian dari ritual. Setelah bedah, ayam dimasak dan dimakan, sering disertai pemberian ramuan herbal kepada pasien sebagai pengobatan lanjutan.
Praktik ini biasanya diterapkan pada penyakit organ dalam atau kondisi yang diyakini sebagai kiriman/non-medis. Meski pengobatan modern kini lebih mudah diakses, tradisi bedah ayam tetap dijaga sebagai bagian dari warisan budaya Minangkabau.
Perlu diingat, bedah ayam merupakan metode pengobatan tradisional berbasis kepercayaan budaya, bukan pengobatan medis modern. (ER/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....