Permainan Tradisional Congkak Warisan Budaya yang Sarat Makna
- 31 Mar 2026 08:16 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Permainan congkak merupakan salah satu permainan tradisional yang populer di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Melayu seperti Sumatera, dan Kalimantan. Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai budaya, strategi, dan pembelajaran yang bermanfaat bagi semua kalangan, terutama anak-anak.
Congkak biasanya dimainkan menggunakan papan kayu yang memiliki dua baris lubang kecil dan dua lubang besar di kedua ujungnya. Lubang-lubang kecil diisi dengan biji-bijian, kerang, atau batu kecil sebagai alat permainan. Setiap pemain bertugas mengumpulkan sebanyak mungkin biji ke dalam “rumah” atau lubang besar miliknya.
Cara bermain congkak cukup sederhana, namun membutuhkan strategi dan ketelitian. Pemain secara bergantian mengambil semua biji dari salah satu lubang kecil di wilayahnya, lalu menyebarkannya satu per satu ke lubang berikutnya searah jarum jam. Permainan akan terus berlangsung hingga semua biji habis, dan pemenang ditentukan dari jumlah biji terbanyak yang terkumpul di rumah masing-masing.
Di balik kesederhanaannya, congkak mengajarkan banyak hal. Permainan ini melatih kemampuan berhitung, berpikir strategis, serta kesabaran dan sportivitas. Anak-anak yang bermain congkak secara tidak langsung belajar mengambil keputusan dan merencanakan langkah ke depan.
Selain itu, congkak juga menjadi bagian dari identitas budaya yang perlu dilestarikan. Di tengah maraknya permainan digital, keberadaan congkak mulai tergeser. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal dan memainkan kembali permainan tradisional ini sebagai bentuk pelestarian budaya.
Dengan segala nilai positif yang dimilikinya, congkak bukan sekadar permainan, melainkan warisan budaya yang sarat makna dan layak untuk terus dijaga keberadaannya di tengah perkembangan zaman. (NHY/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....