Bagaimana Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Silaturahmi Lebaran

  • 19 Mar 2026 19:36 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Silaturahmi sering menjadi momen berkumpul bersama keluarga dan kerabat dekat. Namun, pertanyaan sensitif kerap muncul dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Pertanyaan tentang pekerjaan, pernikahan, atau penghasilan sering dianggap hal biasa. Padahal, tidak semua orang siap membahas hal tersebut secara terbuka. Psikolog menyarankan untuk tetap tenang saat menghadapi pertanyaan sensitif. “Respons yang tenang membantu menjaga suasana tetap harmonis,” menurut pakar komunikasi interpersonal.

Salah satu cara adalah menjawab dengan singkat dan netral. Jawaban sederhana dapat menghindari pembahasan yang terlalu dalam. Mengalihkan topik pembicaraan juga menjadi strategi yang efektif. Cara ini membantu menjaga percakapan tetap ringan dan nyaman.

Jika merasa tidak nyaman, seseorang berhak menetapkan batasan dalam percakapan. “Menjaga batas pribadi penting untuk kesehatan mental,” menurut ahli psikologi. Menggunakan humor ringan juga dapat meredakan situasi canggung. Namun, tetap perhatikan konteks agar tidak menyinggung lawan bicara.

Sikap menghargai tetap harus dijaga meski menghadapi pertanyaan sensitif. Hal ini penting untuk mempertahankan hubungan baik dalam keluarga. Dengan strategi yang tepat, pertanyaan sensitif dapat dihadapi dengan bijak. (APS/YPA)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....