Cara Jadi Keren tanpa Harus Ekstrovert
- 24 Feb 2026 14:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Siapa bilang introvert nggak bisa jadi public speaker yang jago? Faktanya, banyak introvert memang sering merasa deg-degan, grogi, bahkan jantung berasa mau copot saat harus bicara di depan banyak orang. Ada penelitian yang menunjukkan kalau sekitar 31,03% mahasiswa introvert mengalami kecemasan tinggi saat public speaking, sementara pada ekstrovert angkanya 13,33%. Jadi iya, introvert cenderung lebih cemas. Tapi itu bukan vonis, cuma tantangan yang masih bisa diakalin.
Justru, introvert punya kelebihan yang sering diremehkan, mereka jago mengamati dan mikir lebih dalam sebelum ngomong. Dibanding yang serba spontan, introvert biasanya nyusun ide dengan lebih rapi dan penuh pertimbangan. Hasilnya? Presentasi yang nggak asal bunyi, tapi lebih reflektif dan punya makna. Kalau kekuatan ini dimaksimalkan, introvert bisa jadi pembicara yang “ngena”, bukan sekadar ramai.
| Baca juga: Bukan Mager, Ini Cara Latih Self-Discipline |
Kuncinya ada di persiapan dan latihan. Introvert cenderung lebih tenang kalau sudah benar-benar paham materi. Jadi, pelajari topik sampai kamu merasa “oh, aku ngerti nih”. Setelah itu, coba latihan di depan cermin, rekam suara sendiri, atau minta teman dekat jadi audiens kecil. Pelan-pelan, rasa grogi bakal turun karena kamu tahu apa yang sedang kamu bicarakan.
Pas sudah di depan audiens, coba alihkan fokus. Jangan terlalu mikirin “gue kelihatan aneh nggak ya?”, tapi fokus ke pesan yang mau disampaikan. Orang datang bukan buat menghakimi tiap gerakanmu, tapi buat dapet insight. Slide, gambar, atau poin singkat bisa jadi penolong banget—bukan cuma buat audiens, tapi juga buat kamu biar lebih nyaman dan terarah.
Dan yang paling penting, ubah cara pandangmu. Public speaking itu bukan soal harus lantang, heboh, atau super ekspresif. Ini soal menyampaikan pesan dengan jujur dan berkesan. Setiap kemajuan kecil misalnya bisa presentasi tanpa tangan gemetar berlebihan, itu sudah kemenangan.
Tetap jadi diri sendiri, karena suara yang tenang dan tulus sering kali justru jadi yang paling didengar. Introvert? Bisa banget jadi public speaker yang kuat dan bermakna. (AMP/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....