Tradisi Bersih-Bersih jelang Ramadan

  • 15 Feb 2026 05:17 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat Muslim di berbagai daerah memiliki tradisi khas yang dilakukan secara turun-temurun, salah satunya adalah bersih-bersih lingkungan dan rumah. Tradisi ini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga mengandung makna spiritual sebagai bentuk persiapan menyambut bulan penuh ampunan.

Di berbagai wilayah di Indonesia, tradisi ini dikenal dengan beragam istilah—mulai dari kerja bakti kampung, gotong royong masjid, hingga bersih makam keluarga. Meski berbeda nama, esensinya tetap sama: membersihkan diri lahir dan batin.

Bentuk-Bentuk Kegiatan Bersih-Bersih

Tradisi bersih-bersih jelang Ramadan biasanya dilakukan satu hingga dua minggu sebelum bulan puasa. Adapun kegiatan yang umum dilakukan antara lain:

1. Membersihkan Rumah

Masyarakat membersihkan seluruh bagian rumah, seperti menyapu, mengepel, mencuci tirai, karpet, hingga menata ulang perabotan. Rumah yang bersih diharapkan menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk.

2. Kerja Bakti Lingkungan

Warga bergotong royong membersihkan jalan, selokan, tempat ibadah, dan fasilitas umum. Masjid menjadi prioritas utama—mulai dari mencuci sajadah, mengepel lantai, hingga memperbaiki pengeras suara.

3. Ziarah dan Bersih Makam

Sebagian masyarakat juga melakukan pembersihan makam keluarga, disertai doa untuk leluhur. Tradisi ini menjadi pengingat akan kematian sekaligus memperkuat nilai spiritual menjelang Ramadan.

Nilai-Nilai yang Terkandung

Tradisi bersih-bersih bukan hanya aktivitas rutin, tetapi sarat makna:

• Penyucian Diri

Membersihkan rumah melambangkan upaya membersihkan hati dari dosa dan kesalahan.

• Gotong Royong

Kerja bakti mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan kepedulian antarwarga.

• Persiapan Ibadah

Lingkungan yang bersih dan nyaman mendukung kekhusyukan salat, tadarus, dan ibadah lainnya.

• Edukasi Keluarga

Anak-anak diajarkan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman.

Bersih-bersih jelang Ramadan adalah wujud kesiapan menyambut bulan suci dengan sepenuh hati. Tidak hanya rumah yang ditata, tetapi juga jiwa yang dipersiapkan. Melalui tradisi ini, masyarakat diingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum memperbaiki diri dimulai dari hal paling sederhana: menjaga kebersihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....