Hotel Monopoli Bukittinggi Resmi Beroperasi, Saatnya Bangun Kampung Halaman
- 01 Okt 2024 12:00 WIB
- Bukittinggi
KBRN,Bukittinggi; Hotel Monopoli Bukittinggi yang sebelumnya bernama Triple Tree Hotel & Resort berlokasi di Jl. Laras Datuk Bandaro, Bukit Cangang Kayu Ramang Kecamatan Guguk Panjang Selasa (1/10/2024) siang dilakukan Grand Opening oleh Presiden Direktur PT. Kata Selaras Bersama DR. Rama Gusrianto.,MM, Komisaris PT. Kata Selaras Bersama Ir. Yv. Tri Saputra, Tokoh Masyarakat Kab Agam H. Mahyeldi Ansharullah,SP & Drs. H. Guspardi Gaus,M.Si, Staf Ahli Pemprov. Sumbar Syaiful Bahri, Staf Ahli Pemko Bukittinggi Drs. Melvi Abra, Direktur Operasional PT. Bank Nagari Zilfa Erizon, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Beni Yusrial,S.iP, Ketua PHRI Bukittinggi Taufik Hidayat,SE, Ketua BAWASLU Kota Bukittinggi Ruzi Haryadi,S.Ag.M.A Dt. Rangkayo Labiah & Relasi Mitrq Bisnis Perhotelan & Perbankan.
Keberadaan Hotel Monopoli Bukittinggi dinaungi oleh Pemegang saham PT. Kata Selaras Bersama merupakan Konsorsium dari 3 perusahaan yakni; PT. I Flex Indonesia, PT Travia Mandiri Flexindo & PT Sanga Jiwa Group yang sebagian besar diisi oleh perantau minang telah sukses di kancah nasional.

/cwtj098xusunv4q.jpeg)
Keberadaan Hotel Monopoli Bukittinggi akan menjadi ikon baru industri perhotelan di Sumatera Barat dan investasi hotel dilakukan ini sebagai upaya mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata Sumatera Barat, khususnya di Bukittinggi.
"Kami berharap Hotel Monopoli dapat menjadi pilihan utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bukittinggi, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di ranah Minang dan mendukung kemajuan pariwisata daerah, penyerapan tenaga kerja dan perekonomian Masyarakat sekaligus mengabdi ke kampung halaman dan harus dilanjutkan estafet oleh putra daerah,"ujar rama.

Bahkan dengan adanya hotel ini membawa hal hal baru dan bisa mensupport menjadi lebih baik dan Banyak potensi bisa dikembangkan.

Sementara itu, Staf Ahli Pemprov. Sumbar Syaiful Bahri berharap hotel ini bisa dijaga dan dirawat karna boleh dikatakan hotel terbaik di Ranah minang dimasanya berdiri 1956 dengan dirancang oleh Arsitektur dari Amerika & Inggris dan jika perlu kedepannya banyak banyak aset pemprov bisa dikerjasakamakan dengan pihak ketiga agar sumbar bisa lebih maju.
Masyarakat dari Gaduik Kab Agam Buya Mahyeldi Ansharullah akui saat ini Sumbar memiliki kekurangan tempat hunian hotel dan dengan adanya Hotel Monopoli Bukittinggi bisa meningkatkan okupasi rate / Tingkat hunian hotel.
Seperti diketahui Sebanyak 11,2 juta pada tahun 2023 wisatawan yang berkunjung ke Sumbar, jumlah ini tidak lepas dari tagline 'Visit Indonesia Sumatera Barat' dan tahun ini ditargetkan kunjungan wisatawan bisa capai 8,2 juta jiwa di 2024. (JM/RRI BKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....