Produk Biasa, Branding Luar Biasa
- 31 Agt 2026 20:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Di tengah persaingan bisnis yang semakin ramai, produk bagus saja belum tentu cukup untuk membuat konsumen memilih sebuah brand. Produk yang terlihat sederhana bahkan bisa memiliki nilai jual tinggi ketika didukung branding yang kuat, mulai dari nama, logo, kemasan, storytelling, hingga pengalaman yang membuat konsumen mudah mengingatnya.
Fenomena ini semakin penting di era digital karena konsumen memiliki banyak pilihan produk yang serupa hanya dengan beberapa kali scroll di media sosial atau marketplace. Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan bahwa UMKM saat ini tidak cukup hanya hadir secara online, tetapi perlu membangun identitas, kualitas, dan kepercayaan agar mampu bersaing di pasar digital.
Branding produk sebenarnya bukan sekadar membuat logo yang keren atau kemasan yang estetik, tetapi bagaimana sebuah bisnis memiliki karakter dan alasan yang membuat konsumen ingin memilihnya. Bahkan dalam strategi social selling,
Komdigi menyoroti pentingnya membangun cerita dan koneksi emosional karena konsumen tidak hanya membeli barang, tetapi juga dapat membeli kisah dan pengalaman yang melekat pada sebuah produk.
| Baca juga: Jualan Sepi?, Coba Strategi Marketing Ini |
Peluang membangun branding semakin besar karena masyarakat Indonesia semakin terkoneksi dengan dunia digital, dengan penetrasi internet yang dilaporkan mencapai sekitar 80% populasi atau 229 juta pengguna pada 2025. Dalam kondisi seperti ini, foto produk, video pendek, testimoni pelanggan, storytelling, dan konsistensi komunikasi dapat menjadi bagian penting untuk membentuk persepsi konsumen terhadap sebuah brand.
Jadi, produk biasa bukan berarti tidak bisa menjadi luar biasa, karena branding mampu mengubah cara konsumen melihat, mengingat, dan menghargai sebuah produk.
Kuncinya bukan sekadar terlihat berbeda, tetapi memiliki identitas yang jelas, cerita yang kuat, kualitas yang konsisten, dan pengalaman yang membuat konsumen berkata, “Saya pilih brand ini bukan karena produknya saja, tapi karena saya suka apa yang mereka perjuangkan.”(RF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....