FOMO Konser, "Seru atau Sekadar Ikut Tren"
- 01 Sep 2026 11:12 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - FOMO konser atau Fear of Missing Out menjadi fenomena yang semakin dekat dengan kehidupan anak muda di era media sosial, ketika unggahan teman, antrean tiket, hingga video suasana konser bisa membuat seseorang merasa harus ikut agar tidak ketinggalan momen.
Padahal, menonton konser seharusnya bukan hanya tentang bisa mengunggah foto dari venue, tetapi juga tentang menikmati musik, pengalaman langsung, dan momen bersama orang-orang yang disukai.
Data terbaru Jakpat menunjukkan bahwa alasan utama Gen Z Indonesia menghadiri konser pada 2026 adalah mencari hiburan (54%), melihat musisi favorit secara langsung (45%), melepas stres (47%), dan merasakan keseruan pertunjukan live (43%).
Sementara itu, alasan karena sedang tren hanya dipilih 7% Gen Z, sehingga menunjukkan bahwa pengalaman dan kedekatan dengan musik masih jauh lebih dominan daripada sekadar mengikuti tren.
Meski begitu, FOMO membeli tiket konser tetap bisa terjadi ketika seseorang melihat orang lain sudah mendapatkan tiket, membagikan merchandise, atau memamerkan pengalaman konser di media sosial.
Penelitian terhadap Gen Z mengenai FOMO dan niat menghadiri konser juga menemukan bahwa FOMO berpengaruh positif terhadap perceived enjoyment, meskipun tidak secara langsung menentukan keputusan untuk menghadiri konser.
Menariknya, konser juga bukan sekadar aktivitas hiburan karena memiliki dampak ekonomi yang cukup besar bagi berbagai sektor seperti transportasi, kuliner, perhotelan, merchandise, hingga UMKM di sekitar lokasi acara.
Studi LPEM FEB UI pada 2026 memperkirakan konser Coldplay satu hari di Indonesia menghasilkan sekitar US$53,34 juta dampak ekonomi, menunjukkan bahwa antusiasme terhadap konser turut menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif.
Jadi, FOMO konser boleh saja, tetapi jangan sampai membuat keputusan impulsif atau mengorbankan kondisi keuangan hanya demi terlihat tidak ketinggalan tren.
Kalau memang suka musisinya, menikmati pertunjukan, dan sudah menyiapkan budget, konser bisa menjadi pengalaman yang seru dan berkesan; tetapi kalau hanya ikut-ikutan karena takut dianggap ketinggalan, mungkin lebih baik bertanya pada diri sendiri: “Aku benar-benar ingin datang, atau cuma takut tidak punya cerita untuk diunggah?. (RF/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....