Royalti Musik, Siapa yang Sebenarnya Untung?
- 01 Sep 2026 07:53 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ketika sebuah lagu diputar di radio, digunakan dalam iklan, diperdengarkan di tempat usaha, atau dinikmati melalui platform streaming, ada nilai ekonomi yang dihasilkan dari musik tersebut.
Royalti musik pada dasarnya merupakan bentuk penghargaan finansial kepada pihak-pihak yang memiliki hak atas karya atau rekaman, seperti pencipta lagu, pemegang hak, dan pihak terkait lainnya.
| Baca juga: Manfaat Mendengarkan Musik saat Bekerja |
Besarnya industri musik digital menunjukkan bahwa uang yang berputar di balik sebuah lagu bukan angka kecil, karena pendapatan musik rekaman global mencapai US$31,7 miliar pada 2025, tumbuh 6,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Streaming menjadi sumber terbesar dengan pendapatan lebih dari US$22 miliar atau sekitar 69,6% dari total pendapatan musik rekaman global.
Lalu, siapa yang sebenarnya paling untung dari royalti musik? Jawabannya tidak sesederhana penyanyi yang membawakan lagu, karena pembagian pendapatan dapat melibatkan pencipta lagu, penerbit musik, pemilik master recording, label rekaman, distributor, hingga platform musik, tergantung jenis penggunaan dan perjanjian hak yang berlaku.
Bagi pencipta dan musisi, pemahaman mengenai hak cipta dan royalti musik menjadi semakin penting di era digital karena sebuah lagu dapat digunakan dan menghasilkan nilai ekonomi berkali-kali dalam berbagai bentuk.
Bahkan, IFPI mencatat pendapatan performance rights global mencapai US$2,9 miliar pada 2025, menunjukkan bahwa penggunaan musik dalam pertunjukan publik dan penyiaran juga menjadi bagian penting dari ekosistem pendapatan musik.
Jadi, royalti musik bukan sekadar soal siapa yang menerima uang, tetapi tentang bagaimana setiap pihak yang berkontribusi pada sebuah karya mendapatkan hak yang semestinya.
Di tengah pertumbuhan streaming dan ekonomi kreatif, musisi zaman sekarang tidak cukup hanya pandai menciptakan lagu dan membangun popularitas, tetapi juga perlu memahami hak cipta, kontrak, lisensi, dan sistem royalti agar karya yang mereka perjuangkan benar-benar memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang. (RF/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....