Musisi Zaman Sekarang, Modal Viral atau Berkarya?
- 01 Sep 2026 07:49 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Menjadi musisi zaman sekarang memang terasa lebih mudah karena siapa pun bisa memperkenalkan lagu melalui TikTok, YouTube, Instagram, dan berbagai platform streaming tanpa harus menunggu dukungan label besar.
Namun, ketika persaingan semakin ramai, pertanyaan pentingnya adalah apakah seorang musisi cukup mengandalkan viralitas atau tetap harus mengutamakan kualitas karya.
Fenomena musik viral menunjukkan bahwa algoritma dan media sosial memiliki peran besar dalam menentukan lagu yang mendapat perhatian publik, tetapi viralitas tidak selalu menjamin karier yang panjang.
Data IFPI dalam Global Music Report 2026 mencatat pendapatan musik rekaman global mencapai US$31,7 miliar pada 2025, tumbuh 6,4%, sementara streaming menyumbang 69,6% dari total pendapatan industri musik rekaman dunia.
Bagi musisi, angka tersebut menunjukkan bahwa platform digital bukan sekadar tempat promosi, tetapi sudah menjadi bagian utama dari ekosistem musik.
Karena itu, kemampuan membuat konten yang menarik, memahami audiens, membangun personal branding, dan memanfaatkan algoritma memang penting, tetapi semuanya akan lebih kuat jika didukung lagu yang memiliki karakter, kualitas produksi, dan cerita yang mampu membuat pendengar terhubung.
Di tengah budaya serba cepat, karya yang kuat justru dapat menjadi pembeda ketika tren mulai berganti, karena pendengar tidak hanya mencari lagu untuk dijadikan backsound tetapi juga mencari identitas dan pengalaman emosional dari seorang musisi.
Bahkan, pertumbuhan industri musik global pada 2025 tetap didorong oleh streaming berbayar yang meningkat 8,8%, menunjukkan bahwa peluang ekonomi musik digital masih sangat besar bagi artis yang mampu membangun basis pendengar secara berkelanjutan.
Jadi, musisi zaman sekarang tidak harus memilih antara viral atau berkarya, melainkan perlu menjadikan viralitas sebagai pintu masuk dan kualitas karya sebagai alasan agar pendengar tetap tinggal.
Viral bisa membawa nama seorang musisi ke hadapan jutaan orang, tetapi konsistensi, kreativitas, karakter, dan karya yang autentiklah yang berpotensi mengubah perhatian sesaat menjadi karier musik jangka panjang. (RF/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....