Berhenti Mengejar Validasi, Mulai Menghargai Diri Sendiri

  • 20 Agt 2026 21:35 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pernah merasa senang hanya karena mendapat pujian atau pengakuan dari orang lain? Jika iya, mungkin tanpa sadar kita sedang terlalu bergantung pada validasi untuk merasa berharga.

Validasi dari orang lain memang menyenangkan, tetapi tidak seharusnya menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan. Ketika penilaian orang menjadi ukuran utama, kita bisa mudah kecewa saat tidak mendapatkan respons yang diharapkan.

Kebiasaan mengejar validasi sering muncul dalam berbagai bentuk kehidupan sehari-hari. Misalnya, terus membandingkan diri di media sosial, mencari pujian, atau takut mengambil keputusan karena khawatir dianggap salah.

Padahal, tidak semua pilihan dalam hidup harus mendapatkan persetujuan orang lain. Selama keputusan tersebut sesuai dengan nilai, kemampuan, dan tujuan kita, tidak masalah jika ada orang yang tidak menyetujuinya.

Mulailah belajar mengenali kelebihan dan kekurangan diri tanpa menunggu orang lain mengakuinya. Hargai setiap proses, termasuk langkah kecil yang mungkin tidak terlihat atau diapresiasi oleh siapa pun.

Ketika melakukan kesalahan, jangan langsung menganggap diri tidak cukup baik. Kesalahan merupakan bagian dari proses belajar, bukan bukti bahwa kita gagal menjadi manusia yang berharga.

Menghargai diri sendiri juga berarti berani membuat batasan dan mengatakan “tidak” ketika sesuatu tidak sesuai dengan kebutuhan kita. Kita tetap bisa menjadi orang baik tanpa harus terus-menerus mengorbankan diri demi mendapatkan penerimaan.

Nilai diri tidak ditentukan oleh jumlah pujian, likes, atau pengakuan dari orang lain. Belajarlah menjadi seseorang yang tetap percaya pada dirinya, bahkan ketika tidak ada yang sedang memberikan tepuk tangan. (SG)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....