BKSDA Berhasil Evakuasi Harimau yang Memangsa Ternak Warga di Psia Laweh Palupuh
- 14 Agt 2026 10:18 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat berhasil mengevakuasi seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang berkeliaran di pemukiman warga Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
Keberadaan satwa langka tersebut sempat menimbulkan keresahan dan kekhawatiran warga setelah dilaporkan memangsa sejumlah hewan ternak milik penduduk setempat. Kondisi ini memaksa masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di lahan perkebunan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan BKSDA bergerak melakukan upaya penanganan dan evakuasi dengan memprioritaskan keselamatan warga serta kondisi fisik satwa. Setelah berhasil diamankan, Harimau Sumatera tersebut langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis dan observasi sesuai dengan prosedur standar konservasi.
Sebagai satwa pemuncak (apex predator), Harimau Sumatera memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Oleh karena itu, interaksi negatif dengan pemukiman perlu ditangani secara terukur guna meminimalkan risiko potensi konflik antara manusia dan satwa liar.
BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila kembali menemukan tanda keberadaan atau jejak harimau. Warga diminta untuk segera melaporkannya kepada petugas, mengamankan hewan ternak ke kandang yang lebih aman, serta menghindari aktivitas seorang diri di area pergerakan jalur satwa.
Keberhasilan penanganan ini menjadi langkah krusial dalam mencegah konflik berkepanjangan. Respons yang cepat, tepat, dan sinergis diharapkan dapat menjamin keselamatan warga sekaligus menjamin kelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa kebanggaan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....