Tips Panduan Bandara untuk Pemula agar Perjalanan Lancar
- 18 Jun 2026 09:51 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bagi sebagian orang, bandara adalah tempat yang mengesankan, penuh dengan hiruk-pikuk orang yang datang dan pergi, suara pengumuman yang menggema, serta deretan layar digital yang terus berubah. Namun bagi pemula, kunjungan pertama ke bandara bisa menjadi pengalaman yang membingungkan. Karena itu, penting untuk mengenal suasana dan prosedur dasar di bandara agar perjalanan udara Anda berjalan lancar. Sebagai kampus terbaik yang fokus pada pengembangan dunia penerbangan, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta (STTKD) melalui jurusan Manajemen Transportasi Udara memberikan edukasi praktis mengenai tata kelola dan prosedur di bandara. Taruna dari sekolah penerbangan ini tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami langsung bagaimana bandara beroperasi.
1. Pemeriksaan Keamaanan Pertama (Security Check)
Pertama-tama setah sampai di bandara penting untuk memahami bahwa setiap bandara memiliki sistem keamanan yang sangat ketat. Penumpang wajib mengikuti proses pemeriksaan mulai dari barang bawaan hingga identitas diri. Oleh karena itu, datanglah ke bandara setidaknya 2 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan domestik, dan 3 jam untuk penerbangan internasional. Pada tahap ini petugas Avsec akan melakukan pemeriksaan seperti dokumen perjalanan berupa tiket sesuai tanggal keberangkatan dan kartu identitas kemudian petugas keamanan bandara akan mengarahkan kita untuk meletakkan barang-barang di mesin x-ray, lalu melewati Walk Through Metal Detector (WTMD). Jika diperlukan, petugas akan memeriksa barang bawaan secara manual.
2. Pelaporan ( check-in )
Bagi pemula, mencari tahu terminal keberangkatan sangat penting. Salah satu kesalahan umum adalah menuju terminal yang salah karena tidak membaca tiket dengan teliti. Terminal dapat berbeda tergantung pada maskapai dan jenis penerbangan, jadi selalu cek tiket atau e-ticket yang Anda miliki. Begitu masuk ke dalam terminal, carilah papan informasi atau petugas bandara untuk memastikan lokasi check-in counter maskapai Anda. Di sinilah Anda menunjukkan tiket, identitas, dan bagasi jika ada, kemudian petugas Check-in Counter akan melakukan beberapa pemeriksaan sebagai berikut :
- Memverifikasi dokumen meliputi tiket, identitas.
- Menimbang bagasi
- Memberikan boarding pass.
- Biaya tambahan akan dikenakan jika bagasi melebihi batas. Simpan tanda terima bagasi untuk pengambilan di tujuan.
3. Pemeriksaan Keamaanan Kedua (Security Check)
Setelah check-in, Anda akan kembali melalui proses pemeriksaan keamanan (security check). Pada tahap ini anda akan melalui proses pemeriksaan yang lebih ketat dari sebelumnya, anda diharuskan melepas semua aksesori berbahan logam, seperti telepon genggam, perhiasan, kunci, dan lainnya, lalu masukkan ke dalam tas. Setelah itu anda akan berjalan melewati mesin X-ray dan akan dilakukan pemeriksaan manual oleh petugas apabila diperlukan. Proses ini penting untuk menjaga keselamatan seluruh penumpang selama penerbangan.
Jangan lupa untuk memperhatikan gate keberangkatan Anda. Kadang-kadang, gate bisa berubah sewaktu-waktu karena alasan operasional. Pantau informasi melalui layar keberangkatan yang tersedia di banyak sudut terminal. Bandara juga menyediakan berbagai fasilitas seperti ruang tunggu, mushola, toilet, hingga area belanja. Jika masih ada waktu sebelum boarding, manfaatkan fasilitas ini untuk beristirahat sejenak0 atau membeli camilan. Taruna STTKD diajarkan untuk menguasai tidak hanya aspek teknis penerbangan, tetapi juga etika dan keterampilan sosial di lingkungan bandara. Ini penting karena pelayanan pelanggan adalah bagian tak terpisahkan dari industri aviasi. Sebagai kampus penerbangan unggulan, STTKD menanamkan pemahaman bahwa pengalaman pertama di bandara akan menjadi kenangan penting dalam perjalanan hidup dan karier seseorang. Maka dari itu, pemahaman dasar seperti ini wajib diketahui oleh setiap pemula.
4. Menunggu Proses Keberangkatan di Ruang Tunggu.
Setelah melewati pemeriksaan keamanan, maka anda akan memasuki runag tunggu keberanggkatan dan menunggu saatnya menuju gate keberangkatan sesuai yang tertera di boarding pass. Jangan panik bila Anda masih bingung – papan petunjuk dan petugas akan siap membantu Anda. Sambil menunggu waktu boarding, pastikan Anda tetap waspada terhadap pengumuman maskapai. Proses naik pesawat biasanya dimulai 30 hingga 45 menit sebelum jadwal keberangkatan. Jika Anda melewatkan boarding, kemungkinan besar Anda tidak akan diizinkan ikut penerbangan.
5. Boarding
Jika sudah mendekati waktu terbang maka petugas akan mengumumkan bahwa gate penerbangan anda sudah dibuka. Ketika boarding dimulai, tunjukkan boarding pass dan KTP/paspor kepada petugas di gate. Setelah diverifikasi, Anda bisa berjalan melalui garbarata (jembatan penghubung) atau naik bus menuju pesawat. Ikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. Sesampainya di dalam pesawat, carilah nomor kursi yang tertera di boarding pass. Jika kesulitan menemukan kursi, pramugari akan dengan senang hati membantu. Simpan barang bawaan di kompartemen atas atau di bawah kursi di depan Anda.
Sebelum pesawat lepas landas, perhatikan demonstrasi keselamatan oleh kru kabin. Meski terkesan membosankan, informasi ini bisa sangat berguna dalam keadaan darurat. Pada saat pesawat sudah lepas landas, Anda bisa menikmati pemandangan dari jendela dan bersantai. Gunakan waktu ini untuk membaca, mendengarkan musik, atau tidur sejenak. Jika Anda terbang bersama maskapai yang menyediakan makanan dan minuman, pramugari akan membagikannya sesuai jadwal layanan.
Jangan ragu untuk bertanya jika ada hal yang tidak Anda mengerti. Sesampainya di bandara tujuan, tunggulah instruksi untuk keluar dari pesawat. Biasanya penumpang diminta keluar secara bergiliran berdasarkan barisan tempat duduk. Langkah selanjutnya adalah menuju ke area pengambilan bagasi (baggage claim). Cek layar informasi untuk mengetahui nomor conveyor tempat bagasi Anda akan keluar. Jangan terburu-buru – pastikan Anda mengambil bagasi yang sesuai dengan label Anda.
Setelah mendapatkan bagasi, Anda bisa keluar dari terminal kedatangan. Jika ada penjemput, biasanya mereka menunggu di area luar terminal. Jika tidak, Anda bisa menggunakan layanan transportasi umum, taksi, atau transportasi online.
(ALT/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....