Cara Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariat, dan Kesejahteraan Hewan

  • 25 Mei 2026 15:04 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ibadah kurban merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari tasyrik. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kurban juga menjadi sarana berbagi kepada sesama. Oleh karena itu, proses penyembelihan hewan kurban harus dilakukan dengan benar sesuai syariat Islam dan memperhatikan kesejahteraan hewan.

Sebelum proses penyembelihan dilakukan, hewan kurban harus dipastikan dalam kondisi sehat, cukup umur, dan tidak memiliki cacat yang dapat mengurangi sahnya kurban. Peralatan seperti pisau juga harus dipersiapkan dengan baik. Pisau yang digunakan harus sangat tajam agar proses penyembelihan berlangsung cepat dan tidak menyakiti hewan secara berlebihan.

Hewan sebaiknya diperlakukan dengan baik, tidak dipukul, dan tidak diperlihatkan kepada hewan lain yang sedang disembelih. Hal ini merupakan bagian dari ajaran Islam yang menekankan kasih sayang terhadap makhluk hidup.

Tata Cara Penyembelihan :

  • Membaringkan hewan dengan posisi yang benar

  • Hewan seperti sapi, kambing, atau domba dibaringkan pada sisi kiri tubuhnya dengan kepala menghadap kiblat jika memungkinkan.

  • Membaca basmalah dan takbir

  • Penyembelih dianjurkan membaca:

  • "Bismillahi Allahu Akbar" (Dengan nama Allah, Allah Maha Besar).

  • Menyembelih pada bagian leher

  • Pisau digerakkan dengan cepat untuk memutus saluran makanan (kerongkongan), saluran pernapasan, dan dua pembuluh darah utama di leher. Proses ini harus dilakukan dalam satu gerakan yang efektif agar hewan tidak mengalami penderitaan yang berkepanjangan.

  • Menunggu hingga hewan benar-benar mati

  • Setelah disembelih, hewan dibiarkan hingga darah keluar dengan sempurna dan hewan benar-benar mati sebelum proses pengulitan atau pemotongan dilakukan.

Hal yang Perlu Dihindari :

  • Menggunakan pisau tumpul.

  • Menyiksa atau memperlakukan hewan dengan kasar.

  • Menguliti hewan sebelum benar-benar mati.

  • Menyembelih hewan di hadapan hewan lain yang akan dikurbankan.

  • Melakukan penyembelihan tanpa menyebut nama Allah.

Penyembelihan hewan kurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepatuhan kepada Allah SWT, serta kepedulian sosial. Daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan mempererat tali persaudaraan antarumat.

Dengan memahami dan menerapkan tata cara penyembelihan yang benar, ibadah kurban dapat terlaksana sesuai tuntunan agama sekaligus menjaga prinsip kesejahteraan hewan. Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menumbuhkan ketakwaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama. (NHY/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....