Tragedi Kecelakaan di Lembah Anai, Salah Satu yang Terburuk di Indonesia

  • 16 Apr 2026 09:18 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tragedi kecelakaan kereta api di Padang Panjang pada tahun 1944 adalah merupakan salah satu kecelakaan terburuk dalam sejarah Indonesia. Kecelakaan tersebut terjadi pada 22 Desember 1944 di Singgalang Kariang dekeat Padang Panjang, Sumatra Barat. Penyebab kecelakaan tersebut disebabkan oleh rem yang tidak berfungsi, sehingga mengakibatkan roda lokmotif selip hingga tergelincir.

Pada kejadian tersebut, 200 orang meninggal dan sekitar 250 terluka, dengan jasad korban yang ditemukan saat itu dalam kondisi tidak lagi utuh. Namun setelah tiga bulan berikutnya, kecelakaan serupa terulang kembali tepatnya di Kelurahan Gantiang dan Nagari Aia Angek ( Jalur pendakian perbatasan Nagari ) Panyalaian Tanah Datar dengan Kota Padang Panjang.

Setelah kecelakaan kereta api yang kedua, sebuah tugu didirikan sebagai penghormatan kepada keluarga korban. Yang mana saat itu Indonesia masih dalam masa pendudukan Jepang selama perang dunia II. Tugu tersebut terletak di Padang Panjang Sumatra BArat, di kompleks Pandam pakuburan Pusaro Dagang, milik Syehk Adam BB seorang ulama Mnangkabau.

Pada salah satu dinding tugu terdapat tulisan dalam aksara latin berbahasa Indonesia dengan ejaan lama yang berbunyi PERINGATAN, yaitu orang yang meninggal ketika kecelakaan kereta api pada 25 - 12 - 2604 / 23 - 3 - 2605, 25 - 12 - 1944 dan 23 - 3 - 1945.

Tugu tersebut berfungsi sebagai bukti adanya peristiwa sejarah dalam bentuk batu nisan, karenadibangun saat bersamaan dengan kuburan massal untuk mengenang dua kecelakaan kereta api tragis yang terjadi di dekat lokasi tersebut. Peristiwa ini sering dikaitkan sengan masa pendudukan Jepang yang menyisakan cerita kelam mengenai sistem transportasi pada masa tersebut. (EL/YPA)

Sumber berita : mediaindonesia.com

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....