Anti Rewel! Tips agar Anak Mau Kembali Sekolah

  • 31 Mar 2026 04:51 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID , Bukittinggi - Libur lebaran telah usai. Rutinitas harian pun kembali berjalan seperti biasa, termasuk pada anak-anak. Yang terkadang bikin sulit, anak menolak masuk sekolah karena keasyikan libur, sehingga mereka merasa enggan kembali pada aturan dan jadwal yang lebih teratur. Perubahan dari suasana santai ke rutinitas yang lebih disiplin ini kerap membuat anak merasa berat, ditambah lagi dengan pola tidur yang mungkin berubah selama liburan. Akibatnya, anak bisa menjadi lebih rewel, sulit bangun pagi, bahkan menunjukkan penolakan saat harus berangkat ke sekolah. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting untuk membantu anak beradaptasi kembali secara perlahan, dengan membangun kembali rutinitas, memberikan dukungan emosional, serta menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak kembali bersemangat menjalani aktivitas sekolah.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar anak mau kembali bersekolah setelah liburan panjang, yakni dengan mengajak anak berdiskusi ringan tentang kegiatan yang akan mereka temui di sekolah sehingga mereka merasa lebih siap dan tidak cemas. Selain itu, orang tua dapat membantu menata kembali jadwal harian anak secara bertahap, terutama waktu tidur dan bangun, agar tubuh anak kembali terbiasa dengan rutinitas. Memberikan motivasi dengan menekankan hal-hal menyenangkan di sekolah, seperti bertemu teman atau mengikuti aktivitas favorit, juga dapat menumbuhkan semangat mereka. Tak kalah penting, berikan apresiasi atas usaha kecil anak saat mau kembali ke rutinitas, sehingga mereka merasa dihargai dan lebih termotivasi untuk berangkat ke sekolah tanpa paksaan.

Menurut dr. Seruni Mentari Putri dari KlikDokter, agar anak semangat berangkat sekolah, ciptakanlah suasana yang mendukung untuk anak pergi sekolah. Menurutnya, ini adalah cara paling utama yang bisa dilakukan agar anak mau sekolah setelah liburan panjang. “Anda bisa menciptakan suasana pagi yang menyenangkan tanpa ada teriakan atau omelan. Sertakan juga sarapan yang nikmat, bergizi, dan disukainya untuk bekal nutrisi anak selama belajar di sekolah nanti,” ujar dr. Seruni

Selain cara di atas, ada beberapa cara lainnya yang juga bisa Anda lakukan agar anak mau sekolah setelah liburan panjang, yakni:

  • Membiasakan Anak untuk Tidak Bangun Siang

Baik itu saat liburan maupun tidak, pastikan anak sudah terbiasa bangun pagi. Selain baik untuk kesehatan tubuh, terbiasa bangun pagi juga berguna untuk mempersiapkan anak masuk sekolah.

“Apabila anak terbiasa bangun siang, sekalinya mereka bangun pagi untuk sekolah, si Kecil pasti akan rewel dan menangis meminta untuk tidur lagi. Agar kondisi ini tidak terjadi pada anak Anda, biasakanlah mereka untuk bangun pagi meski sedang liburan,” tuturnya.

  • Tetap Melakukan Aktivitas Fisik

Liburan bukan berarti anak terus-terusan bersantai dan bermain video game di dalam rumah atau makan camilan. Ajak mereka untuk beraktivitas fisik, seperti olahraga atau bermain di taman. Anda juga bisa mengajaknya berkebun atau memandikan hewan peliharaan agar tubuh mereka tetap aktif bergerak meski sedang liburan. Jika dibiarkan untuk terus bermalas-malasan di rumah, sesi masuk sekolah setelah libur panjang bisa menjadi “peperangan pribadi” antara Anda dan anak.

  • Belikan Jam Weker

Beli jam weker baru bisa jadi solusi lainnya agar si Kecil mau bangun pagi untuk pergi ke sekolah. Biarkan anak memilih jam weker yang disukai, dan ajarkan mereka cara menggunakannya. Katakan bahwa setiap kali jam weker ini berbunyi, itu tandanya anak harus bangun dan bersiap pergi ke sekolah.

  • Memasak Sarapan Bersama si Kecil

Agar anak lebih semangat, Anda bisa mengajaknya untuk membuat sarapan bersama. Tanyakan pada mereka, menu sarapan apa yang paling mereka sukai, lalu memasaklah bersama. Cara ini akan membuatnya lebih bersemangat di pagi hari.

Selain cara-cara di atas, katakan juga pada anak bahwa saat sekolah adalah tempat yang seru dan menyenangkan. Di sekolah, si Kecil akan bertemu dengan teman-teman yang baik dan asyik untuk diajak bermain. “Banyak anak yang enggan ke sekolah karena mengalami perundungan (bullying). Untuk menghindarinya, sesekali undanglah teman-teman sekolah si Kecil ke rumah, agar Anda mengenal dan makin mengakrabkan mereka. Anda juga bisa mengingatkan mereka untuk tidak saling mengganggu satu sama lain, ” kata dr. Seruni.

Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan agar anak mau kembali sekolah setelah libur panjang. Intinya, hindari tindakan pemaksaan. Bila anak ingin kembali tertidur, Anda bisa memberikan waktu 5-10 menit. Gunakan cara bijak agar anak semangat ke sekolah. Jika dia masih enggan, carilah penyebabnya dengan berkomunikasi dengan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....