Menjaga Mood saat PMS atau Haid
- 30 Mar 2026 21:59 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bagi banyak perempuan, PMS (pre-menstrual syndrome) atau haid bukan hanya soal perut kram atau nyeri pinggang. Mood juga sering ikut naik-turun. Hari-hari sebelum dan saat menstruasi, perasaan bisa lebih sensitif, cepat marah, mudah sedih, atau gampang tersinggung. Tapi tenang, ada cara sederhana untuk menjaga mood tetap stabil selama PMS atau haid. Salah satu penyebab mood berubah saat PMS adalah hormon. Menjelang menstruasi, hormon estrogen dan progesteron turun drastis, sedangkan hormon kortisol (hormon stres) bisa meningkat. Perubahan ini memengaruhi otak dan suasana hati, sehingga reaksi emosional jadi lebih intens.
Langkah pertama untuk menjaga mood adalah tidur cukup. Kurang tidur bisa membuat perasaan lebih mudah naik-turun. Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam, dan kalau perlu, beri waktu tidur siang sebentar saat tubuh terasa lelah. Tidur cukup membantu otak dan tubuh pulih dari kelelahan, sehingga mood lebih stabil. Selanjutnya, perhatikan pola makan. Tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup selama PMS atau haid. Makan makanan sehat seperti sayur, buah, protein, dan biji-bijian membantu energi tetap stabil. Hindari terlalu banyak gula, kafein, atau makanan cepat saji karena bisa membuat mood semakin tidak menentu. Camilan sehat seperti buah atau kacang-kacangan bisa jadi alternatif.
Olahraga ringan juga sangat membantu. Jalan kaki, stretching, yoga, atau menari sebentar di rumah dapat melepaskan hormon bahagia (endorfin) yang membuat mood lebih baik. Tidak perlu olahraga berat; 10–15 menit setiap hari cukup untuk membuat tubuh lebih rileks. Selain itu, istirahat dan relaksasi sangat penting. Dengarkan musik favorit, menonton film ringan, membaca buku, atau sekadar duduk santai sambil minum teh hangat bisa membantu menenangkan pikiran. Aktivitas sederhana ini membantu tubuh merasa nyaman dan mengurangi stres. Penting juga untuk mengelola stres dan emosi. Catat perasaan di jurnal atau curhat dengan teman dekat atau keluarga. Menyampaikan perasaan bisa meringankan beban pikiran dan membantu menjaga mood. Jangan menyimpan semua stres sendiri karena biasanya malah membuat mood semakin buruk.
Jangan lupa untuk mengurangi tekanan pada diri sendiri. Saat PMS atau haid, wajar kalau tubuh merasa lebih lelah dan mood naik-turun. Tidak apa-apa menunda pekerjaan ringan atau meminta bantuan orang lain. Mengakui batas diri sendiri justru membantu menjaga kesehatan fisik dan mental. Terakhir, hidrasi cukup juga penting. Minum air putih yang cukup membantu tubuh tetap segar dan mengurangi gejala seperti kembung atau sakit kepala yang bisa memperburuk mood. Intinya, menjaga mood saat PMS atau haid bukan tentang menahan perasaan atau “harus tetap ceria”. Ini soal merawat diri sendiri dengan tidur cukup, makan sehat, bergerak ringan, dan memberi waktu untuk relaksasi. Dengan kebiasaan kecil ini, hari-hari menstruasi bisa lebih nyaman dan emosi lebih terkontrol. Mengerti tanda-tanda tubuh dan memberi perhatian pada diri sendiri membuat PMS atau haid tidak lagi menakutkan. Mood tetap terjaga, tubuh lebih ringan, dan kamu bisa menjalani hari dengan lebih tenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....