Tradisi unik idul Fitri
- 27 Mar 2026 10:11 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, BUKITTINGGI; Masyarakat Minang Kabau yang umumnya tinggal di Sumatra Barat dan di beberapa propinsi tetangga seperti juga masyarakat Indonesia yang lain memiliki beberapa tradisi unik dan menarik dalam rangka menyambut dan merayakan hari Raya Idul Fitri. Tradisi tersebut terus dijaga dan dipelihara oleh masyarakat Minang Kabau dari generasi ke generasi.
Tradisi Idul fitri tersebut menjadi salah satu warisan budaya yang menjadi kebesaran dan kebanggan masyarakat Minang Kabau. Ada beberapa tradisi unik dan menarik masyarakat Minang Kabau dalam rangka menyambut hari Raya Idul Fitri yaitu, pulang basamo, manambang, Manjalang Mintuo, kue sapik dan kembang loyang, Malamang, Marandang, dan Malam takbiran,
Tradisi idul Fitri berbeda beda setiap negara, Namun teman dan keluarga biasanya berkumpul dan menghabiskan waktu bersama di rumah masing masing. Para perantau Minang akan mengorganisasi diri untuk bersama sama merayakan hari Raya Idul Fitri pulang ke kampung halaman.
Merupakan sebuah perayaan umat Islam di seluruh dunia yang di tandai dengan berakhirnya bulan Ramadhan. Bahkan tak jauh berbeda dengan daerah lain, tradisi lebaran ini juga memiliki keunikan tersendiri. Saat Idul Fitri, masyarakat Minang Kabau biasanya makan lamang dengan bubur ketan hitam. Bahkan sebagian besar masyarakat lainnya juga mengonsumsi lemang yang di sandang dengan durian. Adalah sebuah perpaduan yang unik saat lebaran.
Kearifan lokal yang mengandung nilai nilai luhur tentunya memiliki filosofi dan makna yang mendalam seperti meningkatkan kebersamaan dan solidaritas sosial. Itulah tradisiunik Minang Kabau yang ada hingga kini, dengan keunikan tradisi yang menjadi sebuah pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga warisan budaya dan menjadi sebuah tradisi dari tahun ke tahunnya.
Sumber berita;kumparan.com
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....