Guru Xaverius Bukittinggi Perankan Sosok Orang Tua

  • 26 Mar 2026 22:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tenaga pendidik di SMA Xaverius Bukittinggi membangun kedekatan emosional yang sangat erat dengan para siswa melalui pendekatan bonding. Hal ini sangat penting bagi siswa yang mungkin kurang mendapatkan perhatian cukup di lingkungan rumah mereka.

"Kami terkadang merasa menjadi pengganti orang tua mereka sendiri saat menghadapi masalah pribadi," tutur Guru Kewarganegaraan SMA Xaverius Bukittinggi, Nike Aprianti saat berdialog dalam program Kita Indonesia di programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi.

Hubungan yang hangat ini membuat siswa tidak ragu mencari bimbingan meskipun di luar jam operasional sekolah. Guru seringkali harus meluangkan waktu hingga malam hari demi memastikan kondisi mental anak didik tetap stabil.

Lebih lanjut Nike menerangkan, Ruang diskusi tanpa sekat disediakan agar siswa merasa nyaman berbagi cerita mengenai kegelisahan hati mereka.

Keberhasilan seorang guru tidak hanya diukur dari nilai akademik, melainkan dari kenyamanan siswa saat berada di kelas. Rasa sayang yang tulus dari pendidik terbukti mampu mengubah perilaku siswa yang awalnya bermasalah menjadi lebih baik.

Kedekatan ini menciptakan suasana sekolah yang penuh kasih sayang layaknya sebuah keluarga besar. SMA Xaverius membuktikan bahwa pendidikan hati jauh lebih efektif dalam mengubah karakter dibandingkan sekadar instruksi. (DR/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....