Tujuan Mudik Terpopuler di Indonesia saat Libur Lebaran
- 16 Mar 2026 07:58 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Setiap tahun jutaan orang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada periode Lebaran 2025 mencapai sekitar 146,48 juta orang. Angka tersebut setara lebih dari separuh penduduk Indonesia yang melakukan mobilitas selama libur Lebaran.
Fenomena mudik ini menunjukkan betapa kuatnya tradisi pulang kampung di Indonesia. Selain sebagai momen berkumpul bersama keluarga, mudik juga menjadi kesempatan bagi para perantau untuk kembali ke daerah asal setelah lama tinggal di kota besar.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, daerah tujuan mudik terbanyak masih didominasi wilayah di Pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah menempati posisi pertama dengan perkiraan sekitar 36,6 juta pemudik yang pulang ke wilayah tersebut.
Di posisi berikutnya terdapat Jawa Timur yang diperkirakan menjadi tujuan sekitar 27,4 juta pemudik. Banyak masyarakat yang bekerja di kota besar kembali ke daerah asal seperti Surabaya, Malang, maupun kota-kota lain di provinsi tersebut.
Selanjutnya, Jawa Barat juga menjadi salah satu daerah tujuan mudik terbesar dengan sekitar 22,1 juta orang yang pulang ke wilayah tersebut. Tingginya jumlah pemudik ke Jawa Barat tidak terlepas dari besarnya jumlah penduduk dan perantau dari daerah ini.
Selain tiga provinsi tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta juga termasuk tujuan favorit pemudik. Kota ini dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan sehingga banyak perantau yang memiliki keterikatan dengan wilayah tersebut.
Sementara itu, wilayah di luar Pulau Jawa seperti Sumatera Utara juga menjadi salah satu tujuan mudik yang cukup ramai. Provinsi ini diperkirakan menjadi tujuan perjalanan bagi jutaan pemudik setiap tahunnya.
Arus mudik yang besar ini juga dipengaruhi oleh tingginya jumlah perantau dari wilayah Jawa yang bekerja atau menempuh pendidikan di kota-kota besar. Banyak dari mereka yang kembali ke daerah asal untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Bagi generasi muda, mudik memiliki makna tersendiri. Selain berkumpul dengan keluarga, momen ini juga sering dimanfaatkan untuk bertemu teman lama, mengunjungi tempat masa kecil, serta mengenang berbagai pengalaman di kampung halaman.
Di sisi lain, mudik juga memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi daerah tujuan. Kehadiran para pemudik meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari sektor transportasi, kuliner, hingga pariwisata di berbagai daerah.
Dengan jumlah pemudik yang sangat besar setiap tahun, tradisi mudik Lebaran tidak hanya menjadi perjalanan pulang kampung. Lebih dari itu, mudik telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang mempererat hubungan keluarga sekaligus menghidupkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi di daerah. (UGP/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....