Turun ke Lapangan, Bupati Pasaman Barat Tinjau Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat
- 14 Sep 2026 19:22 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pasaman Barat - Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto turun langsung meninjau kesiapan lahan pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus melihat rencana pembangunan jembatan penghubung Kampung Cubadak-Kampung Sipirok, Senin 14 September 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mematangkan perencanaan teknis terhadap dua program pembangunan yang dinilai penting bagi masyarakat Pasaman Barat.
Dalam kunjungan itu, Bupati Yulianto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bambang Sumarsono, Kepala Dinas Sosial Vanvoni Gorbi, serta sejumlah pejabat terkait.
Rombongan terlebih dahulu meninjau UPT Benih Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasbar yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 6,5 hektare.
Yulianto menegaskan, Pemkab Pasaman Barat terus memaksimalkan berbagai tahapan persiapan, termasuk pemenuhan persyaratan administrasi dan kesiapan lahan.
“Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu,” ujar Yulianto.
Selain kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati Yulianto juga meninjau langsung lokasi rencana pembangunan jembatan penghubung Kampung Cubadak-Kampung Sipirok.
Jembatan tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 40 meter dengan kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp6 miliar.
Menurut Yulianto, pembangunan jembatan tidak dapat berdiri sendiri tanpa didukung akses jalan yang memadai. Karena itu, Pemkab Pasbar turut memprioritaskan usulan pembangunan sejumlah ruas jalan pendukung.
Di antaranya jalan Kampung Sipirok sepanjang sekitar 1 kilometer serta jalan penghubung ruas KKN-Kampung Cubadak sepanjang kurang lebih 800 meter dengan estimasi anggaran sekitar Rp3 miliar.
“Hari ini kita kembali meninjau lokasi sekaligus mematangkan perencanaan teknis jembatan penghubung Kampung Cubadak-Sipirok. Rencananya, kita akan membangun jembatan sementara. Kita juga akan mengusulkan pembangunan jalan Kampung Sipirok sepanjang 1 kilometer dan jalan penghubung KKN-Kampung Cubadak sepanjang 800 meter,” kata Bupati Yulianto.
Bupati Yulianto memastikan, Peninjauan tersebut menjadi langkah Pemkab Pasaman Barat dalam memastikan berbagai kebutuhan pembangunan dapat dipersiapkan secara matang, baik untuk mendukung program Sekolah Rakyat maupun membuka akses konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat Kampung Cubadak dan Kampung Sipirok.
“Dengan pembangunan jembatan dan peningkatan akses jalan, pemerintah berharap konektivitas antar wilayah semakin lancar dan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat setempat,” tutup Bupati Pasaman Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....