Pemkab Pasaman Barat Gencarkan Persiapan Pembangunan SNT Tahun 2026
- 18 Jun 2026 08:30 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pasaman Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat terus mempercepat persiapan pembangunan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026.
Sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat tersebut, Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ade Putra dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh baru-baru ini.
Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang telah disiapkan pemerintah daerah sekaligus melihat secara langsung kondisi kawasan yang akan menjadi pusat pendidikan terpadu di Pasaman Barat.
Kegiatan itu juga menjadi bagian dari langkah percepatan realisasi program pendidikan unggulan yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik di area yang akan dibangun menjadi kawasan pendidikan modern.
Lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 20 hektare dan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang telah memiliki sertifikat kepemilikan sehingga dinilai siap untuk mendukung percepatan pembangunan.
Bupati Pasaman Barat Yulianto mengatakan peninjauan lapangan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan.
Menurutnya, kesiapan lahan menjadi salah satu faktor penting agar pembangunan dapat segera dilaksanakan sesuai dengan target pemerintah pusat.
"Kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik. Lahan yang telah disiapkan merupakan aset pemerintah daerah dan seluruh aspek legalitasnya sudah selesai. Dengan kondisi tersebut, proses pembangunan nantinya diharapkan dapat berjalan lebih cepat," kata Yulianto di sela-sela peninjauan.
Ia menjelaskan, Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program pendidikan yang dirancang untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dalam satu kawasan terpadu.
Di lokasi tersebut nantinya akan dibangun fasilitas pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Menurut Yulianto, keberadaan sekolah tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia di Pasaman Barat.
"Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu pemerintah daerah menyambut baik program ini dan berupaya memberikan dukungan penuh agar dapat segera terealisasi," ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong percepatan pembangunan dan revitalisasi sektor pendidikan di berbagai daerah.
Pemerintah pusat, kata dia, ingin memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa terkecuali.
Selain meninjau kesiapan lahan, rombongan juga membahas sejumlah aspek pendukung yang diperlukan dalam pembangunan kawasan pendidikan tersebut, mulai dari akses jalan, kondisi lingkungan sekitar hingga kesiapan infrastruktur penunjang lainnya.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ade Putra yang turut hadir dalam peninjauan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam menyiapkan lokasi pembangunan.
Menurutnya, kesiapan daerah menjadi faktor penting agar program nasional tersebut dapat berjalan sesuai jadwal.
Ia menilai pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
"Selama proses pembangunan akan ada kebutuhan tenaga kerja dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Ketika sekolah mulai beroperasi, dampaknya juga akan dirasakan masyarakat melalui meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan sekitar," ujarnya.
Lebih lanjut, Ade Putra mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar Pasaman Barat memperoleh dukungan maksimal dalam pelaksanaan program tersebut.
Peninjauan lapangan itu sekaligus menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menyambut Program Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026.
Dengan lahan yang telah tersedia dan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pasaman Barat optimistis pembangunan dapat segera dimulai setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis dari pemerintah pusat diselesaikan.
Diketahui, Kabupaten Pasaman Barat menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang ditetapkan sebagai lokasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan modern sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah untuk menghadapi tantangan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....