Harmoni Pancasila, dan Falsafah Adat Minangkabau
- 30 Jan 2026 07:14 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Penguatan ideologi Pancasila merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan karakter bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila sejalan dengan kearifan lokal Minangkabau yang telah lama menjadi pedoman hidup masyarakatnya.
Falsafah Minangkabau adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah mencerminkan keselarasan antara adat, agama, dan kehidupan sosial. Prinsip ini sejalan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang menempatkan nilai moral dan spiritual sebagai dasar kehidupan bermasyarakat.
Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab tercermin dalam budaya Minangkabau melalui sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi martabat manusia. Tradisi gotong royong dan kepedulian sosial menunjukkan praktik nyata nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Prinsip musyawarah mufakat dalam adat Minangkabau sejalan dengan sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Keputusan adat yang diambil melalui kesepakatan bersama mencerminkan demokrasi yang berakar pada nilai budaya lokal.
Nilai persatuan dalam Pancasila juga tercermin dalam struktur sosial Minangkabau yang menekankan kebersamaan dan solidaritas antarsuku dan kaum. Ikatan kekerabatan dan peran ninik mamak memperkuat persatuan dalam kehidupan nagari.
Dengan mengintegrasikan penguatan ideologi Pancasila dan falsafah Minangkabau, masyarakat dapat membangun kehidupan yang harmonis dan berkarakter. Keselarasan nilai nasional dan kearifan lokal ini menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan globalisasi. (SG/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....