Lapangan Kerja Hijau (Green Jobs) di Sektor Pariwisata
- 29 Des 2025 13:45 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi : Pariwisata berkelanjutan itu nggak cuma soal menjaga alam, tapi juga membuka peluang kerja yang lebih ramah lingkungan. Inilah yang dikenal sebagai green jobs , pekerjaan yang mendukung pelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sektor pariwisata, green jobs makin penting karena industri ini sangat bergantung pada alam dan budaya; kalau alam rusak, pekerjaan pun ikut terancam.
Secara global, data dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menunjukkan bahwa transisi ke ekonomi hijau bisa menciptakan 24 juta lapangan kerja baru hingga 2030, termasuk di sektor pariwisata. Jenis pekerjaannya beragam, mulai dari pemandu ekowisata, pengelola desa wisata, konservator alam, hingga tenaga energi terbarukan di hotel dan destinasi wisata. Artinya, pariwisata hijau bukan cuma idealis, tapi juga realistis secara ekonomi.
Di Indonesia, peluang green jobs di pariwisata semakin terbuka lewat pengembangan desa wisata dan ekowisata. Banyak anak muda kini bekerja sebagai local guide, pengelola homestay ramah lingkungan, pengrajin produk berkelanjutan, bahkan content creator yang mempromosikan wisata hijau. Lapangan kerja ini bikin generasi muda tetap bisa berkarya tanpa harus meninggalkan daerahnya, sekaligus membuat desa lebih hidup dan kota nggak makin padat.
Menariknya, green jobs juga mendorong peningkatan skill. Pekerja pariwisata dituntut memahami lingkungan, budaya lokal, dan teknologi digital. Jadi pekerjaan ini bukan sekadar cari gaji, tapi juga kesempatan belajar, berkembang, dan memberi makna nyata pada hidup.
Intinya, lapangan kerja hijau di pariwisata adalah investasi jangka panjang. Selain menjaga alam dan budaya, green jobs bikin ekonomi lokal lebih kuat dan berkelanjutan. Kalau pariwisata tumbuh dengan cara yang benar, pekerjaan yang tercipta pun membawa dampak positif untuk manusia dan lingkungan. (AMP/RRIBKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....