Perlindungan Keanekaragaman Hayati di Kawasan Wisata

  • 24 Des 2025 15:25 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Kalau kamu liburan ke destinasi wisata alam, pernah nggak kepikiran kenapa tempat-tempat itu bisa tetap hijau, asri suasananya, dan lautnya bersih banget? Itu karna ada keanekaragaman hayati di sana, yaitu semua makhluk hidup yang bikin ekosistem itu hidup dan seimbang.

Indonesia masuk dalam negara dengan keanekaragaman hayati paling tinggi di dunia, ada lebih dari 31.750 spesies tumbuhan dan hewan dari total sekitar 1.812.700 spesies yang terdefinisi global. Ini bukti kalau alam kita super kaya, dan harus banget dilindungi kalau mau pariwisata tetap bagus.

Menjaga keanekaragaman hayati artinya melindungi makhluk hidup dari kepunahan dan menjaga rumah mereka supaya nggak rusak. Makanya, banyak destinasi wisata alam di Indonesia yang masuk kawasan konservasi seperti taman nasional, suaka margasatwa, dan cagar alam dengan luas mencapai puluhan juta hektar. Tempat-tempat ini bukan sekadar spot foto yang estetik, tapi rumah bagi jutaan spesies unik yang nggak bisa hidup kalau ekosistemnya berantakan.

Sebaliknya, kalau konservasi diabaikan, dampaknya bisa terasa banget. Di beberapa negara, pembangunan pariwisata yang nggak terkontrol justru mengancam terumbu karang dan habitat laut yang rapuh. Kalau keindahan alam rusak, daya tarik wisatanya ikut hilang. Ujung-ujungnya, pariwisata malah merugikan alam dan manusia sendiri.

Jadi, wisata berkelanjutan itu bukan cuma soal bawa tumbler atau mengurangi sampah plastik. Lebih dari itu, ini soal sadar kalau kita lagi main ke rumah jutaan makhluk hidup lain. Dengan melindungi keanekaragaman hayati, kita ikut menjaga alam tetap hidup, ekonomi lokal tetap jalan, dan pengalaman liburan tetap berkesan. Yuk, jadi traveler yang peduli, bukan cuma datang, foto, lalu pergi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....