Bencana Nggak Nunggu Siap, Kita Harus Duluan Siap
- 22 Des 2025 15:48 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Bencana sering banget datang tanpa bisa diprediksi akurat. Indonesia sendiri termasuk salah satu negara paling rawan bencana di dunia karna berada di pertemuan tiga lempeng tektonik dan punya banyak gunung api aktif. Artinya, kesiapsiagaan bukan pilihan tambahan, tapi kebutuhan dasar yang harus disadari semua orang.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa ribuan kejadian bencana terjadi setiap tahun di Indonesia, dan sebagian besar berdampak langsung ke pemukiman warga. Banyak korban terjadi bukan karena besarnya bencana, tapi karna minimnya kesiapan masyarakat. Mulai dari nggak tahu jalur evakuasi, panik berlebihan, sampai terlambat menyelamatkan diri.
Di sinilah pola pikir “nunggu kejadian dulu baru siap” harus diubah. Kesiapsiagaan itu soal siap sebelum panik, bukan belajar saat kondisi sudah darurat. Hal sederhana seperti tahu titik kumpul, menyimpan nomor darurat, dan punya tas siaga bisa jadi penentu antara selamat atau tidak.
Sayangnya, masih banyak yang berfikir bahwa kesiapsiagaan itu ribet dan cuma urusan petugas. Padahal, justru masyarakat yang siap dari awal bisa memperkecil dampak bencana. Studi kebencanaan menunjukkan bahwa warga atau komunitas yang rutin melakukan edukasi dan simulasi bencana cenderung lebih cepat pulih pasca kejadian.
Bencana memang nggak bisa dicegah, tapi dampaknya bisa diminimalisir. Siapapun punya peran besar untuk menjadi pelopor budaya siaga di lingkungan masing-masing. Karena saat bencana datang tanpa permisi, yang bertahan bukan yang paling kuat, tapi adalah yang paling siap. (AMP/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....