Mengenal Tokoh-Tokoh di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda
- 05 Agt 2026 10:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sumpah Pemuda lahir pada 28 Oktober 1928 sebagai hasil dari kerja sama tokoh-tokoh muda dari berbagai daerah di Indonesia.
- Kongres Pemuda II mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan dengan tujuan bersama untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu.
- Ikrar Sumpah Pemuda menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan nasional karena berhasil menyatukan berbagai perbedaan latar belakang.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 tidak terlepas dari peran sejumlah tokoh muda dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mengesampingkan perbedaan latar belakang untuk memperjuangkan cita-cita persatuan bangsa.
Kongres Pemuda II mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan yang memiliki tujuan sama, yakni mewujudkan Indonesia yang bersatu. Dari kongres tersebut lahirlah ikrar Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan nasional.
Salah satu tokoh utama dalam kongres adalah Soegondo Djojopuspito yang bertindak sebagai Ketua Kongres Pemuda II. Sebagai pemimpin sidang, Soegondo berperan mengarahkan jalannya kongres hingga lahir kesepakatan yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda.
Wakil ketua dipimpin oleh R.M. Djoko Marsaid dari Jong Java. Sementara Mohammad Yamin menjabat sebagai sekretaris kongres sekaligus perwakilan dari Jong Sumatranen Bond.
Mohammad Yamin juga berperan dalam merumuskan naskah ikrar Sumpah Pemuda. Ia merumuskan dan menulis ikrar tersebut, kemudian disepakati oleh para peserta kongres.
Nama Wage Rudolf Supratman atau WR Supratman juga menjadi bagian penting dalam sejarah Sumpah Pemuda. Pada penutupan Kongres Pemuda II, ia memperdengarkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola sebagai simbol semangat persatuan bangsa.
Selain itu, terdapat Johannes Leimena yang mewakili organisasi Jong Ambon. Leimena dikenal sebagai salah satu tokoh pemuda yang aktif mendorong persatuan antargolongan dan menjadi tokoh nasional setelah Indonesia merdeka.
Berikut daftar anggota Kongres Sumpah Pemuda II. Kehadiran mereka menunjukkan semangat persatuan telah tumbuh di kalangan pemuda Nusantara.
- Ketua: Sugondo Djojopuspito (PPPI)
- Wakil Ketua: R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
- Sekretaris: Muhammad Yamin (Jong Sumatranen Bond)
- Bendahara: Amir Sjarifudin (Jong Bataks Bond)
- Pembantu I: Johan Mahmud Tjaja (Jong Islamieten Bond)
- Pembantu II: R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
- Pembantu III: R.C.L. Sendoek (Jong Celebes)
- Pembantu IV: Johannes Leimena (Jong Ambon)
- Pembantu V: Mohammad Rochjani Su’ud (Pemoeda Kaoem Betawi)
Melansir Museum Sumpah Pemuda, keberhasilan Kongres Pemuda II bukan hanya karena peran satu tokoh, melainkan hasil kerja sama seluruh peserta kongres. Mereka sepakat mengutamakan identitas sebagai bangsa Indonesia dibandingkan identitas kedaerahan.
Semangat yang ditunjukkan para tokoh tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia. Hingga kini, kiprah mereka terus dikenang sebagai bagian penting dalam lahirnya persatuan bangsa melalui Sumpah Pemuda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....