Hari Semangka Sedunia, Simak Sejarah hingga Fakta Uniknya

  • 03 Agt 2026 11:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Semangka telah dibudidayakan sejak Mesir Kuno sebelum menyebar ke Afrika, Eropa, Tiongkok, dan berbagai negara lainnya.
  • Hari Semangka Sedunia diperingati setiap 3 Agustus untuk mengenang sejarah panjang dan manfaat semangka bagi kesehatan.
  • Selain kaya nutrisi, semangka memiliki lebih dari 1.200 varietas dan menjadi buah populer di seluruh dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Semangka Sedunia (World Watermelon Day) diperingati setiap 3 Agustus di berbagai negara di dunia. Peringatan itu menjadi kesempatan mengenang perjalanan panjang sekaligus manfaat semangka bagi kehidupan manusia.

Melansir National Today, semangka telah dibudidayakan manusia sejak ribuan tahun lalu. Buah tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu komoditas yang dikenal luas di berbagai benua.

Sejarah Hari Semangka Sedunia

Perjalanan semangka bermula dari Mesir Kuno sekitar 2.000 sebelum Masehi. Panen semangka pertama bahkan tercatat berlangsung sekitar 5.000 tahun yang lalu.

Jejak sejarah itu masih dapat ditemukan hingga sekarang melalui berbagai peninggalan arkeologi. Biji semangka ditemukan di situs Dinasti Mesir ke-12, termasuk makam Raja Tutankhamun.

Tidak hanya bijinya, lukisan semangka juga menghiasi sejumlah prasasti Mesir Kuno. Temuan tersebut menunjukkan buah ini telah dikenal dan dibudidayakan sejak ribuan tahun silam.

Seiring berkembangnya perdagangan, benih semangka mulai menyebar ke berbagai wilayah. Perjalanan itu membawa semangka dari Afrika menuju Mediterania, Eropa, hingga kawasan Asia.

Budidayanya kemudian berkembang pesat di Tiongkok sejak akhir abad kesembilan. Dari sana, semangka semakin dikenal dan dikonsumsi masyarakat di berbagai negara.

Menurut The Dictionary of American Food and Drink, istilah watermelon tercatat pertama kali pada 1615. Meski dikenal sebagai melon, semangka sebenarnya bukan termasuk genus Cucumis.

Makna Hari Semangka Sedunia

Hari Semangka Sedunia bukan sekadar merayakan buah yang menyegarkan di tengah cuaca panas. Peringatan ini juga mengajak masyarakat mengenal nilai gizi dan manfaat semangka bagi kesehatan.

Selain rasanya yang manis, semangka mengandung sekitar 92 persen air. Kandungan tersebut membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh selama menjalani berbagai aktivitas.

Semangka juga kaya vitamin A, vitamin C, antioksidan, dan likopen. Kandungan tersebut dipercaya membantu menjaga kesehatan apabila dikonsumsi sebagai bagian pola makan seimbang.

Menariknya, hampir seluruh bagian semangka dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Bahkan, kulit semangka juga mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Fakta Menarik tentang Semangka

Popularitas semangka terus berkembang seiring meningkatnya budidaya di berbagai negara. Saat ini, terdapat lebih dari 1.200 varietas semangka dengan warna dan ukuran berbeda.

Untuk menghasilkan buah yang matang, petani membutuhkan waktu sekitar 85 hingga 100 hari. Lamanya masa tanam bergantung pada varietas, iklim, dan kondisi lahan pertanian.

Keunikan semangka juga melahirkan berbagai rekor dunia yang menarik perhatian masyarakat. Pada 2013, seorang petani Tennessee memanen semangka seberat 350,5 pon atau sekitar 159 kilogram.

Kreativitas turut mewarnai budidaya semangka di Jepang hingga sekarang. Para petani menghasilkan semangka berbentuk kubus, piramida, hati, bahkan menyerupai wajah manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....