PIM: Hari Kebaya Nasional Ke-3 Perkuat Gerakan Pelestarian Budaya Indonesia
- 14 Jul 2026 23:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Organisasi perempuan dan komunitas budaya memperkuat gerakan pelestarian kebaya menjelang Hari Kebaya Nasional Ke-3
- Kebaya telah ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional dan diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda
- Hari Kebaya Nasional diharapkan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya serta melibatkan generasi muda dan perempuan dalam pelestariannya
RRI.CO.ID, Jakarta – Organisasi perempuan dan komunitas budaya memperkuat gerakan pelestarian kebaya menjelang Hari Kebaya Nasional Ke-3 pada 24 Juli 2026. Momentum tersebut diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap nilai sejarah dan identitas kebaya sebagai warisan budaya bangsa.
Ketua Umum DPP Perempuan Indonesia Maju (PIM) Lana T. Koentjoro mengatakan pelestarian kebaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, perempuan Indonesia memiliki peran penting menjaga sekaligus mewariskan nilai budaya kepada generasi berikutnya.
"Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita untuk terus menjaga dan melestarikan budaya, khususnya kebaya. Ini bukan hanya kegiatan satu organisasi, tetapi gerakan bersama seluruh perempuan Indonesia," ujar Lana dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa, 14 Juli 2026.
Lana mengatakan gerakan pelestarian kebaya merupakan hasil perjalanan panjang organisasi perempuan dan komunitas budaya Indonesia. Ia mengungkapkan, perjuangan tersebut menghasilkan penetapan Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023.
Selain itu, kebaya juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) UNESCO pada 4 Desember 2024 lalu. Pengakuan tersebut diperoleh melalui pengajuan bersama Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Menurut Lana, kebaya merepresentasikan karakter perempuan Indonesia serta perjalanan panjang sejarah bangsa yang patut dilestarikan. Ia menilai meningkatnya penggunaan kebaya menunjukkan budaya Indonesia mampu berkembang mengikuti perubahan zaman.
"Dalam beberapa tahun terakhir, kebaya semakin banyak digunakan oleh anak-anak muda, ini menjadi kebanggaan kita bersama. Apa yang kita lakukan hari ini menjadi legacy yang akan kita teruskan kepada anak cucu kita," kata Ketua DPP tersebut.
Lana berharap Hari Kebaya Nasional Ke-3 memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya nasional melalui partisipasi berbagai kalangan. Momentum tersebut juga diharapkan memperluas peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....