Gagasan Kartini Dinilai Relevan Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
- 12 Jul 2026 10:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hanung Bramantyo menekankan bahwa perjuangan Kartini mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, bukan hanya kesetaraan perempuan semata.
- Surat-surat Kartini menunjukkan fokus pada kemandirian perempuan melalui pengembangan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
- Kabupaten Jepara didorong untuk mempertahankan identitas budaya lokal dan pelestarian kawasan bersejarah sebagai bagian dari warisan Kartini.
- Semangat Kartini menjadi fondasi pembangunan daerah yang mengutamakan pendidikan, kreativitas, dan pelestarian budaya di Jepara.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sutradara film biopik Kartini, Hanung Bramantyo mengatakan, perjuangan R.A. Kartini bukan hanya berbicara mengenai kesetaraan perempuan. Menurutnya, gagasan Kartini juga memberikan dampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Yang menarik dari Kartini adalah perjuangannya bukan hanya melahirkan kesetaraan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi perempuan dan masyarakat di sekitarnya," kata Hanung, dalam acara Pemutaran dan Diskusi Film Kartini versi PBB yang menjadi bagian dari rangkaian pameran TATAH di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia mengatakan, surat-surat Kartini menunjukkan perhatian terhadap kemandirian perempuan. Kartini, lanjut dia, mendorong perempuan berkarya dan mengembangkan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Film memberi rangsangan kepada penonton untuk kemudian mencari literatur, membaca buku, atau mempelajari sejarah lebih dalam. Karena itu, film, pameran, perpustakaan, dan ruang budaya seharusnya saling terintegrasi," ujarnya.
Hanung juga mendorong Pemerintah Kabupaten Jepara terus menjaga karakter kota sebagai bumi Kartini melalui pelestarian kawasan bersejarah dan identitas budaya lokal. Menurutnya, Jepara memiliki kekuatan sejarah yang tidak dimiliki daerah lain.
"Jadi pembangunan perlu tetap mempertahankan ciri khas lokal. Sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat merasakan jejak kehidupan Kartini secara nyata," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan, semangat Kartini menjadi fondasi pembangunan daerah. Jepara terus mengembangkan pendidikan, kreativitas masyarakat, dan pelestarian budaya.
"Kartini mengajarkan keberanian untuk terus belajar dan berpikir merdeka. Nilai tersebut menjadi semangat membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat," kata Ibnu.
Direktur TATAH Veronica Rompies berharap publik semakin mengenal Kartini sebagai seorang pemikir besar. Sehingga bukan semata-mata simbol emansipasi perempuan yang diperingati setiap 21 April.
"Keberanian Kartini dalam melahirkan gagasan-gagasan progresif sejak usia muda merupakan warisan intelektual yang tetap relevan hingga kini. Sehingga perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui berbagai medium, termasuk film, pameran, serta literasi sejarah," kata Veronica.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....