Mengulas Sejarah Hari Arsip Internasional Diperingati setiap 9 Juni
- 09 Jun 2026 10:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mengapa 9 Juni dipilih sebagai Hari Arsip Internasional.
- Sejarah berdirinya International Council on Archives pada 1948.
- Peran arsip dalam menjaga memori dan identitas bangsa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 9 Juni diperingati sebagai Hari Arsip Internasional di berbagai negara setiap tahunnya. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya arsip dalam menjaga memori dan sejarah bangsa.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, arsip tetap memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Arsip menjadi sumber informasi, bukti hukum, hingga catatan perjalanan suatu peradaban.
Berikut sejarah dan makna Hari Arsip Internasional yang diperingati setiap 9 Juni mengutip laman ICA:
Berawal dari Gagasan Komunitas Arsip Dunia
Hari Arsip Internasional lahir dari gagasan komunitas kearsipan internasional yang ingin meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya arsip. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat peran arsip dalam kehidupan modern.
International Council on Archives (ICA) menilai arsip memiliki fungsi penting dalam akuntabilitas dan transparansi. Selain itu, arsip juga berperan menjaga demokrasi, warisan budaya, serta memori kolektif masyarakat.
Gagasan mengenai peringatan khusus arsip mulai mengemuka dalam Kongres ICA di Wina, Austria, pada 2004. Saat itu, sekitar 2.000 peserta mengadopsi resolusi yang mendorong lahirnya hari peringatan arsip.
Usulan tersebut kemudian dibahas lebih lanjut dalam berbagai forum internasional. Tujuannya untuk meningkatkan perhatian publik terhadap pentingnya pelestarian arsip.
Diperingati Setiap 9 Juni
International Council on Archives kemudian menetapkan 9 Juni sebagai Hari Arsip Internasional pada 2007. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan berdirinya ICA pada 9 Juni 1948.
Organisasi tersebut didirikan di bawah naungan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Sejak saat itu, 9 Juni menjadi momentum tahunan bagi komunitas arsip dunia.
Peringatan pertama Hari Arsip Internasional dilaksanakan pada 2008 saat ICA berusia 60 tahun. Perayaan tersebut kemudian berkembang menjadi agenda tahunan yang melibatkan berbagai negara.
Pada 2019, ICA memperluas perayaan menjadi Pekan Arsip Internasional yang berlangsung selama satu minggu. Kegiatan tersebut diikuti lembaga arsip, pemerintah, akademisi, dan komunitas di berbagai negara.
Menjaga Memori dan Identitas Bangsa
Arsip tidak hanya berupa dokumen yang disimpan dalam ruang penyimpanan. Arsip juga mencakup foto, rekaman suara, video, hingga berbagai catatan penting lainnya.
Melalui arsip, masyarakat dapat memahami peristiwa masa lalu dan mengambil pelajaran untuk masa depan. Karena itu, pelestarian arsip menjadi bagian penting dalam menjaga identitas suatu bangsa.
Peringatan Hari Arsip Internasional juga bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya akses arsip jangka panjang. Selain itu, masyarakat diajak memahami nilai arsip sebagai sumber pengetahuan yang berharga.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa arsip bukan sekadar kumpulan dokumen lama. Arsip merupakan warisan yang menyimpan perjalanan sejarah dan kehidupan manusia dari masa ke masa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....