Antusiasme Lintas Generasi dalam Tradisi Grebeg Besar Keraton Surakarta

  • 27 Mei 2026 17:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tradisi Grebeg Besar di Keraton Surakarta menarik antusiasme besar dari berbagai kalangan usia.
  • Para orang tua biasanya membantu mengambilkan hasil gunungan untuk anak-anak.

RRI.CO.ID, Surakarta – Tradisi Grebeg Besar di Keraton Surakarta selalu berhasil menarik perhatian besar dari para wisatawan budaya. Acara adat tahunan ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia yang sangat beragam.

Kerabat Keraton Surakarta, Kanjeng Raden Mas Riya Arya Panji atau Kanjeng Nuki menyatakan bahwa masyarakat dari segala umur masih rutin datang untuk ikut "mengalap berkah". Mulai dari orang tua hingga anak-anak kecil turut meramaikan tradisi sakral tersebut.

"Kalau antusiasnya banyak juga sama anak-anak kecil. Meskipun sebatas diajak orang tuanya," ujar Kanjeng Nuki dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Rabu, 27 Mei 2026. Kehadiran anak-anak tersebut menjadi bukti nyata adanya regenerasi dalam pengenalan budaya lokal.

Meskipun anak-anak kecil biasanya tidak bisa ikut berebut langsung karena posisi gunungan yang tinggi. "Cuma ya anak-anak mestinya tidak bisa mengikuti ya karena gunungan hasil bumi dan makanannya kan tinggi," katanya menambahkan.

Oleh karena itu, bagian isi gunungan biasanya sengaja diambilkan langsung oleh orang tua mereka. Namun, menurut Kanjeng Nuki, prosesi ini justri menjadi momen kebersamaan keluarga yang sangat hangat.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa arus informasi zaman dahulu membuat acara Grebeg Besar ini hanya terfokus pada keraton. "Kalau sekarang di segala umur ada, mereka datang untuk mengala berkah juga," ujarnya.

Prosesi Grebeg Besar di Keraton Surakarta tahun ini diadakan selama dua hari. Esok hari, yakni Kamis, 28 Mei 2026, acara akan mulai tepat pada pukul 09.00 WIB.

Kanjeng Nuki berharap seluruh lapisan masyarakat bersedia hadir untuk ikut meramaikan agenda budaya ini. "Saya harap masyarakat ikut meramaikan, memeriahkan agenda budaya ini yang penuh dengan nilai-nilai baik untuk kita," ucapnya.

Ia mengatakan agenda luhur ini memuat nilai-nilai kebaikan yang sangat mendalam bagi kehidupan. Momentum budaya tersebut diharapkan juga mampu menjadi sarana kuat untuk mempererat rasa persatuan warga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....