Hari Buku Nasional Diperingati 17 Mei, Ketahui Awal Mula Sejarah dan Tujuannya

  • 17 Mei 2026 13:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Buku Nasional diperingati setiap 17 Mei untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat Indonesia.
  • Peringatan tersebut pertama kali digagas Abdul Malik Fadjar pada 2002.
  • Tanggal 17 Mei dipilih karena bertepatan dengan hari lahir Perpusnas RI pada 1980.

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Buku Nasional diperingati setiap tanggal 17 Mei di Indonesia sebagai momentum meningkatkan minat baca masyarakat. Peringatan tersebut juga menjadi ajakan memperkuat budaya literasi nasional.

Hari Buku Nasional lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya minat membaca dan industri buku Indonesia pada awal 2000-an. Momentum tersebut kemudian menjadi pengingat pentingnya buku sebagai sumber pengetahuan masyarakat.

Selain meningkatkan budaya membaca, peringatan tersebut juga berkaitan dengan sejarah berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Tanggal 17 Mei dipilih bertepatan dengan hari lahir Perpusnas RI pada 1980.

Berikut adalah sejarah Hari Buku Nasional, melansir Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkal Pinang :

Awal Mula Hari Buku Nasional (Harbuknas)

Hari Buku Nasional atau Harbuknas pertama kali digagas Menteri Pendidikan Abdul Malik Fadjar pada 2002. Saat itu, Abdul Malik Fadjar menjabat pada era Kabinet Gotong Royong 2001 hingga 2004.

Peringatan tersebut lahir karena rendahnya tingkat literasi dan minat baca masyarakat Indonesia pada masa itu. Selain itu, industri penerbitan buku nasional juga dinilai masih tertinggal dibanding negara lain.

Data UNESCO pada 2002 menunjukkan angka melek huruf masyarakat dewasa Indonesia hanya mencapai 87,9 persen. Angka tersebut masih berada di bawah Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Malaysia saat itu memiliki angka melek huruf sebesar 88,7 persen dan Vietnam mencapai 90,3 persen. Sementara Thailand tercatat memiliki angka melek huruf sebesar 92,6 persen.

Indonesia saat itu juga hanya mampu mencetak sekitar 18 ribu buku setiap tahun. Jumlah tersebut jauh di bawah Jepang yang mencapai 40 ribu judul dan China sekitar 140 ribu judul buku.

Kondisi tersebut mendorong Abdul Malik Fadjar mengajak masyarakat lebih aktif membaca dan meningkatkan budaya literasi nasional. Buku dinilai menjadi salah satu cara memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan dunia modern.

Selain itu, Hari Buku Nasional juga diharapkan mampu merevitalisasi industri buku nasional yang saat itu tertinggal. Momentum tersebut kemudian diperingati pertama kali pada 2002.

Bertepatan dengan Hari Lahir Perpusnas (Perpustakaan Nasional RI)

Pemilihan tanggal 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional memiliki kaitan erat dengan sejarah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Perpusnas RI resmi berdiri pada 17 Mei 1980.

Awalnya, Perpusnas merupakan gabungan beberapa unit kerja yang mengelola koleksi bahan pustaka nasional Indonesia. Seiring perkembangan waktu, Perpusnas kemudian berkembang menjadi pusat pelestarian literatur nasional.

Peran Perpusnas tidak hanya menyimpan koleksi buku dan arsip penting Indonesia semata. Lembaga tersebut juga menjadi pusat pengembangan budaya membaca dan literasi masyarakat.

Hari Buku Nasional kemudian menjadi momentum untuk menghormati peran perpustakaan dalam dunia pendidikan Indonesia. Selain itu, peringatan tersebut juga mendukung perkembangan industri penerbitan buku nasional.

Tujuan Peringatan Hari Buku Nasional

Hari Buku Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya membaca sejak usia dini. Peringatan tersebut juga menjadi ajakan memperluas pengetahuan melalui buku.

Selain itu, Hari Buku Nasional diharapkan mampu mendorong perkembangan industri buku dan penerbitan Indonesia. Momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya literasi bagi pembangunan bangsa.

Melalui peringatan Hari Buku Nasional, masyarakat diharapkan semakin aktif membaca dan menjadikan buku sebagai bagian kehidupan sehari-hari. Budaya membaca dinilai menjadi fondasi penting kemajuan pendidikan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....