Pernyataan Presiden Terkait Isu Rupiah, DPR: Tujuannya Tenangkan Rakyat

  • 17 Mei 2026 11:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta, masyarakat tidak menyalahartikan pernyataan Presiden Prabowo Subianto.
  • Pernyataan Presiden Prabowo tersebut, menurut Misbakhun, memiliki tujuan baik yakni menenangkan masyarakat.
  • Tentunya yang disampaikan Presiden Prabowo terkait nilai tukar itu adalah untuk menenangkan masyarakat, supaya masyarakat tidak panik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta, masyarakat tidak menyalahartikan pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Yakni, pernyataan Presiden Prabowo yang merespons isu harga dolar AS terhadap rupiah yang menyentuh Rp17.500.

Pernyataan Presiden Prabowo tersebut, menurut Misbakhun, memiliki tujuan baik yakni menenangkan masyarakat. Presiden Prabowo juga menginginkan, masyarakat tidak terganggu oleh isu-isu yang mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

"Tentunya yang disampaikan Presiden Prabowo terkait nilai tukar itu adalah untuk menenangkan masyarakat, supaya masyarakat tidak panik. Supaya masyarakat tetap tenang dan masyarakat tidak terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya ingin mengganggu stabilitas ekonomi nasional kita," kata Ketua DPP Golkar ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.

Misbakhun menilai, terdapat makna tersirat Presiden Prabowo menyinggung isu soal pelemahan rupiah. Untuk itu, BI diminta segera melakukan upaya stabilisasi, melakukan upaya-upaya yang konkret mengembalikan rupiah pada penguatan yang memadai.

"Presiden juga menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia sangat kuat. Kami di Komisi XI memberikan kesempatan kepada Bank Indonesia untuk melakukan langkah-langkah yang strategis," ucap Ketum DEPINAS SOKSI ini.

Lalu, Misbakhun juga menilai, arahan Presiden Prabowo menjadi pengingat kepada BI untuk memperhatikan rupiah harus dikendalikan. Karena, rupiah harus dikendalikan nilainya dan harus dikembalikan kepada nilai yang ideal.

"Masyarakat yang menggunakan dolar dalam transaksi itu apa? Yang selama ini bahan bakunya impor. Dan salah satu yang impor yang kita khawatirkan adalah impor dari komoditas-komoditas yang selama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi," ujar Misbakhun.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto bicara soal nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS. Presiden Prabowo memastikan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih sangat stabil.

"Saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya nggak mengerti ya, sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa?. Rupiah begini, dolar begini, orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok, ya kan?," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Presiden Prabowo mengaku heran, terhadap pihak-pihak yang terus menebar narasi negatif mengenai ketahanan ekonomi nasional. Menurutnya, di tengah kepanikan banyak negara, Indonesia justru berada dalam posisi yang aman.

"Pangan-energi aman ya, banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Mahakuasa," ucap Presiden Prabowo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....