Mengapa 12 Mei Diperingati Hari Perawat Internasional? Begini Sejarahnya

  • 12 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Perawat Internasional diperingati setiap 12 Mei bertepatan kelahiran Florence Nightingale
  • Pendidikan keperawatan Indonesia berkembang sejak masa kolonial hingga setelah kemerdekaan
  • Perawat berperan penting dalam pelayanan, pendidikan, penelitian, dan kebijakan kesehatan

RRI.CO.ID, Jakarta – Dunia memperingati Hari Perawat Internasional setiap 12 Mei untuk menghormati jasa para tenaga kesehatan. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari kelahiran pelopor keperawatan modern Florence Nightingale pada 1820.

Gagasan Hari Perawat Internasional pertama kali muncul pada 1953 melalui Dorothy Sutherland di Amerika Serikat. Saat itu, Dorothy mengusulkan peringatan khusus perawat kepada Presiden Dwight D. Eisenhower, namun belum disetujui.

International Council of Nurses kemudian mulai memperingati Hari Perawat Internasional sejak 1965 di berbagai negara. Setelah itu, organisasi tersebut resmi menetapkan 12 Mei sebagai peringatan tahunan pada Januari 1974.

Florence Nightingale dikenal sebagai tokoh penting yang mengubah sistem pelayanan keperawatan menjadi lebih modern dan manusiawi. Dedikasinya selama merawat korban perang membuat profesi perawat semakin dihormati oleh masyarakat dunia.

Di Indonesia, perkembangan dunia keperawatan dimulai sejak masa kolonial Belanda pada abad ke-18 di Batavia. Pada 1819, Rumah Sakit Stadverband didirikan dan kemudian berkembang menjadi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta.

Saat itu, tenaga perawat umumnya berasal dari penduduk pribumi dan dikenal menggunakan istilah “Verpleger” di Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, pendidikan formal keperawatan mulai berkembang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional.

Pemerintah kemudian mendirikan Akademi Keperawatan pertama di Jakarta pada 1962 melalui Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) resmi dibentuk pada 1972 sebagai organisasi profesi perawat.

Perawat memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, penelitian, hingga penyusunan kebijakan kesehatan masyarakat. Karena itu, Hari Perawat Internasional menjadi momentum menghargai dedikasi dan keberanian tenaga perawat di seluruh dunia.

Melalui peringatan Hari Perawat Internasional, masyarakat diharapkan semakin menghargai pengabdian para tenaga perawat di Indonesia. Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan hukum perawat juga dinilai semakin penting.

Peningkatan fasilitas kerja dan keseimbangan beban kerja dinilai mendukung kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal. Pendidikan keperawatan juga diharapkan terus berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.

Hari Perawat Internasional menjadi pengingat pentingnya dedikasi dan kasih sayang para perawat dalam merawat pasien setiap hari. Melalui pengabdian tersebut, perawat turut menjaga kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....