Ragam Tradisi Paskah di Indonesia, dari Ziarah hingga Prosesi Sakral

  • 05 Apr 2026 13:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perayaan Paskah di Indonesia diwarnai berbagai tradisi unik yang memadukan nilai religius dan budaya lokal.
  • Setiap daerah memiliki ritual khas, mulai dari ziarah makam, Jalan Salib, hingga arak-arakan sakral.
  • Tradisi ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga menjadi daya tarik wisata religi dan warisan budaya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Paskah menjadi salah satu perayaan penting bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Momen ini diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus yang sarat makna spiritual.

Di Indonesia, perayaan Paskah tidak hanya diwarnai ibadah keagamaan, tetapi juga berbagai tradisi khas di setiap daerah. Tradisi tersebut mencerminkan perpaduan antara nilai religius dan budaya lokal yang telah diwariskan turun-temurun.

Melansir dari laman Kementerian Pariwisata, beragam tradisi Paskah di Indonesia memiliki keunikan masing-masing. Bahkan, beberapa di antaranya menjadi daya tarik wisata religi yang menarik perhatian banyak orang.

1. Buha-Buha Ijuk, Sumatra Utara

Tradisi ini dilakukan dengan ziarah ke makam keluarga pada Minggu Paskah dengan sebutan Buha-Buha Ijuk. Umat biasanya memulai kegiatan saat lonceng gereja dibunyikan sebagai tanda berkumpul.

Setelah tiba di makam, mereka berdoa dan memberi penghormatan kepada keluarga yang telah meninggal. Usai ziarah, umat melanjutkan rangkaian ibadah Paskah di gereja.

2. Jalan Salib, Wonogiri, Jawa Tengah

Prosesi Jalan Salib dilakukan saat Jumat Agung dengan berjalan kaki menuju lokasi tertentu. Umat memanggul salib sebagai simbol perjalanan Yesus menuju penyaliban.

Perjalanan ini biasanya menempuh jarak cukup jauh, sekitar tiga kilometer dan dilakukan dengan penuh penghayatan menuju puncak Gunung Gandul. Sepanjang perjalanan, umat berdoa dan merenungkan penderitaan Yesus Kristus.

3. Ziarah Gua Maria Puhsarang, Kediri

Umat Kristiani berziarah ke Gua Maria Lourdes Puhsarang saat momen Paskah. Mereka mengikuti misa dan rangkaian ibadah di kompleks gereja yang bersejarah.

Selain itu, terdapat drama Jalan Salib yang menggambarkan penderitaan Yesus sebelum disalibkan. Setelah misa malam Paskah, umat melanjutkan doa dan devosi di Gua Maria.

4. Momento Mori, Kalimantan Tengah

Tradisi ini dilakukan pada Sabtu Suci dengan berkumpul di makam keluarga. Umat menyalakan lilin sebagai simbol doa dan penghormatan.

Makam juga dihiasi dengan bunga dan dijaga hingga menjelang fajar. Saat hari Paskah tiba, umat kembali ke gereja untuk melanjutkan ibadah dan perayaan Paskah.

5. Jalan Salib Bukit Doa Getsemani, Tana Toraja

Umat menjalani prosesi Jalan Salib di Bukit Doa Getsemani, Makale dengan melewati 14 perhentian. Setiap titik menggambarkan tahapan penderitaan Yesus Kristus.

Selama perjalanan, umat berjalan kaki sambil berdoa dan merenung. Suasana yang khidmat membuat prosesi ini menjadi momen refleksi spiritual yang mendalam.

6. Semana Santa, Flores Timur

Semana Santa merupakan rangkaian perayaan Pekan Suci yang berlangsung dengan berbagai ritual. Tradisi ini diawali dengan ziarah ke Kapel Tuan Ma sebagai bentuk penghormatan.

Rangkaian kegiatan meliputi doa, pembersihan patung Bunda Maria, hingga arak-arakan sakral. Prosesi ini berlangsung khidmat dan menjadi salah satu tradisi Paskah paling terkenal di Indonesia.

7. Kure, Timor Tengah Utara

Tradisi Kure dilakukan pada Kamis Putih dan Jumat Agung oleh umat setempat. Mereka berjalan dari rumah ke rumah untuk berdoa bersama merenungkan penderitaan Yesus Kristus.

Ritual ini juga diakhiri dengan pemberian persembahan sebagai bentuk penghormatan. Selain itu, tradisi ini mempererat kebersamaan antarumat dalam perayaan Paskah.

Tradisi-tradisi tersebut menunjukkan kekayaan budaya dalam perayaan Paskah di Indonesia. Selain memperkuat nilai keimanan, tradisi ini juga menjadi warisan yang terus dilestarikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....