Ini Batas Waktu Puasa Syawal 2026 yang Perlu Diketahui
- 22 Mar 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Usai perayaan Idulfitri, umat Islam mulai menjalankan puasa sunnah Syawal yang memiliki keutamaan besar.
- Ibadah ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal setelah menunaikan puasa Ramadan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Usai perayaan Idulfitri, umat Islam mulai menjalankan puasa sunnah Syawal yang memiliki keutamaan besar. Ibadah ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal setelah menunaikan puasa Ramadan.
Pertanyaan mengenai batas waktu puasa Syawal kerap muncul di tengah masyarakat. Hal ini terutama bagi mereka yang tidak dapat langsung menjalankannya setelah Lebaran.
Kementerian Agama telah menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026. Dengan demikian, puasa Syawal dapat dimulai sejak tanggal 2 Syawal atau sehari setelah Hari Raya.
Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia yang dirilis Kementerian Agama, rentang puasa Syawal berlangsung mulai 22 Maret hingga 18 April 2026. Seluruh periode tersebut masih berada dalam bulan Syawal.
Rentang waktu yang cukup panjang ini memberikan keleluasaan bagi umat Islam. Mereka dapat memilih waktu terbaik untuk menunaikan enam hari puasa sunnah tersebut.
Anjuran puasa Syawal didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Muslim. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa puasa Ramadan yang dilanjutkan enam hari di bulan Syawal bernilai seperti puasa setahun penuh.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.”
Dengan demikian, umat Islam masih memiliki kesempatan menjalankan puasa Syawal hingga akhir bulan Syawal. Selama belum memasuki bulan Zulkaidah, ibadah sunnah ini tetap dapat dilakukan.
| Baca juga: Panduan, Hukum, dan Keutamaan Puasa Syawal |
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....