Rahasia Rasa Gurih yang Membuat Sulit Berhenti Makan

  • 29 Agt 2026 06:23 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Pernahkah Anda berniat hanya makan sedikit keripik, mi, gorengan, atau makanan ringan lainnya, tetapi akhirnya terus mengambil lagi? Salah satu penyebabnya bisa berkaitan dengan rasa gurih yang membuat makanan terasa semakin menggugah selera. Rasa gurih atau umami merupakan salah satu rasa dasar yang dapat ditemukan secara alami pada berbagai bahan makanan.

Umami berbeda dengan rasa asin. Rasa umami memberikan sensasi gurih dan nikmat yang biasanya muncul dari zat seperti glutamat. Glutamat secara alami terdapat dalam makanan tertentu, termasuk daging, ikan, tomat, jamur, dan beberapa produk fermentasi. Monosodium glutamate atau MSG juga memberikan rasa umami pada makanan.

Menurut International Food Information Council (IFIC), glutamat merupakan bagian alami dari berbagai makanan dan berperan memberikan karakter rasa umami. Karena itu, munculnya rasa gurih pada makanan tidak selalu berarti makanan tersebut mengandung MSG tambahan.

Lalu, mengapa makanan gurih terasa sulit untuk dihentikan?

Salah satu alasannya adalah kombinasi rasa yang membuat makanan menjadi lebih menarik. Makanan ringan tertentu tidak hanya memiliki rasa gurih, tetapi juga mengandung lemak, karbohidrat, tekstur renyah, dan aroma yang kuat. Gabungan berbagai karakter tersebut dapat membuat pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physiology & Behavior juga menunjukkan bahwa rasa umami dapat memengaruhi respons terhadap makanan dan nafsu makan. Namun, bukan berarti rasa umami secara otomatis membuat seseorang kehilangan kendali saat makan. Jumlah makanan, kandungan energi, kebiasaan makan, serta kondisi emosional seseorang juga ikut berpengaruh.

Faktor lainnya adalah garam. Banyak makanan gurih, terutama makanan ringan dan makanan olahan, mengandung natrium dalam jumlah cukup tinggi. Rasa asin yang kuat dapat membuat makanan semakin menarik bagi sebagian orang. Jika dikonsumsi berlebihan, asupan natrium dapat menjadi perhatian karena berkaitan dengan peningkatan tekanan darah pada individu tertentu.

Menurut World Health Organization (WHO), masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi natrium untuk membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular. Karena itu, menikmati makanan gurih tetap boleh, tetapi porsinya perlu diperhatikan.

Cara sederhana untuk menghindari makan berlebihan adalah mengambil makanan dalam porsi kecil, tidak langsung makan dari kemasan besar, serta memperhatikan rasa kenyang. Membaca label kandungan natrium juga dapat membantu ketika memilih makanan kemasan.

Yang tidak kalah penting, jangan menjadikan rasa gurih sebagai satu-satunya ukuran bahwa makanan tersebut enak atau berkualitas. Makanan yang dibuat dari bahan segar seperti sayuran, ikan, kacang-kacangan, dan rempah juga dapat memiliki cita rasa yang nikmat tanpa harus menggunakan banyak garam.

Jadi, rahasia rasa gurih yang membuat sulit berhenti makan bukan hanya terletak pada satu bahan tertentu. Perpaduan rasa, aroma, tekstur, kandungan lemak dan karbohidrat, serta kebiasaan makan dapat membuat seseorang semakin menikmati makanan.

Menikmati makanan gurih tidak menjadi masalah selama dilakukan secara bijak. Kuncinya adalah menjaga porsi, memperhatikan kandungan natrium, dan tetap mengutamakan pola makan yang beragam serta seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....