Alasan Makanan Pedas Membuat Banyak Orang Ketagihan Mencobanya Kembali
- 14 Mei 2026 16:00 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Makanan pedas sudah menjadi bagian dari kebiasaan makan banyak orang, terutama di Indonesia. Hampir setiap hidangan terasa kurang lengkap tanpa sambal atau cabai. Menariknya, rasa pedas yang membuat mulut terasa panas justru sering membuat orang ingin terus menikmatinya. Tidak sedikit pula yang merasa ketagihan dan selalu ingin mencoba tingkat kepedasan yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Di balik sensasi tersebut, ternyata ada penjelasan ilmiah yang membuat makanan pedas terasa begitu menarik. Rasa pedas berasal dari senyawa alami pada cabai yang disebut capsaicin. Saat cabai dikonsumsi, senyawa ini merangsang saraf di lidah dan mulut sehingga tubuh menganggapnya sebagai sensasi panas. Meski terasa seperti “terbakar”, tubuh justru memberikan respons yang membuat seseorang merasa nyaman setelahnya.
Menurut penjelasan dari Harvard Medical School, saat seseorang mengonsumsi makanan pedas, tubuh akan melepaskan hormon endorfin dan dopamin. Kedua hormon ini berkaitan dengan rasa senang dan nyaman. Karena itulah, banyak orang merasa puas setelah makan pedas meski sebelumnya merasakan sensasi panas di mulut.
Efek menyenangkan tersebut membuat seseorang ingin mengulang pengalaman yang sama. Semakin sering makan pedas, tubuh juga akan semakin terbiasa terhadap rasa pedas tertentu. Akibatnya, banyak orang mulai mencari makanan dengan tingkat kepedasan yang lebih tinggi untuk mendapatkan sensasi yang sama seperti sebelumnya.
Selain faktor tubuh, kebiasaan dan budaya juga menjadi alasan mengapa makanan pedas begitu digemari. Di Indonesia, sambal hampir selalu hadir dalam berbagai jenis makanan. Sejak kecil, banyak orang sudah terbiasa mengonsumsi cabai sehingga rasa pedas menjadi bagian dari selera makan sehari-hari.
Makanan pedas juga sering dianggap mampu meningkatkan nafsu makan. Aroma dan sensasi panas dari cabai membuat makanan terasa lebih nikmat dan menggugah selera. Tidak heran jika sebagian orang merasa makan kurang lengkap tanpa sambal atau tambahan cabai.
Menurut World Health Organization, pola makan yang seimbang tetap penting meski seseorang menyukai makanan pedas. Cabai memang mengandung antioksidan dan beberapa nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, tetapi konsumsi berlebihan juga dapat memicu gangguan pencernaan bagi sebagian orang.
Selain itu, makanan pedas sering dikaitkan dengan suasana santai dan kebersamaan. Banyak orang menikmati makanan pedas saat berkumpul bersama teman atau keluarga. Sensasi kepedasan yang memicu reaksi lucu seperti berkeringat atau kepanasan justru membuat suasana makan terasa lebih seru dan menyenangkan.
Meski begitu, konsumsi makanan pedas tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Terlalu sering mengonsumsi makanan sangat pedas dapat menyebabkan sakit perut, iritasi lambung, atau gangguan pencernaan pada orang yang sensitif terhadap cabai.
Pada akhirnya, alasan makanan pedas membuat banyak orang ketagihan bukan hanya karena rasanya yang unik, tetapi juga karena reaksi tubuh dan kebiasaan yang terbentuk sejak lama. Sensasi panas yang diikuti rasa nyaman membuat makanan pedas terus menjadi favorit banyak orang untuk dinikmati berulang kali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....