Dinkes Boven Digoel Soroti Tantangan Pengendalian Malaria hingga ISPA
- 14 Agt 2026 18:39 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel menyoroti sejumlah penyakit menular yang masih menjadi perhatian dalam pembangunan kesehatan daerah. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Boven Digoel, Taufik Imansyah, mengatakan malaria, tuberkulosis, HIV/AIDS, ISPA, diare, hepatitis, serta penyakit lainnya masih membutuhkan penanganan secara konsisten.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi, advokasi, dan sosialisasi program penyakit menular dan tidak menular yang digelar Dinkes Boven Digoel pada 13–14 Agustus 2026. Taufik mengatakan kondisi geografis Boven Digoel yang luas menjadi salah satu tantangan, dalam memberikan pelayanan dan menjalankan program kesehatan secara optimal.
Selain persoalan geografis, pihaknya juga menghadapi keterbatasan sumber daya kesehatan, belum optimalnya pelaporan program, serta masih perlunya peningkatan cakupan sejumlah indikator kesehatan.
“Karakteristik wilayah Boven Digoel yang luas dan sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian penyakit,” ucapnya, Kamis 13 Agustus 2026.
Karena itu, penanganan penyakit tidak dapat hanya mengandalkan Dinas Kesehatan maupun fasilitas pelayanan kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah distrik, pemerintah kampung dan berbagai sektor terkait.
Ia menilai penguatan surveilans, deteksi dini, peningkatan cakupan imunisasi, pengendalian faktor risiko, serta pemberdayaan masyarakat perlu terus dilakukan. Upaya tersebut juga perlu didukung dengan koordinasi yang lebih baik, agar setiap permasalahan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Melalui forum tersebut, Dinkes Boven Digoel juga melakukan identifikasi permasalahan dan menyusun rencana tindak lanjut. Ini sebagai bagian dari penguatan program P2P di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....