Petugas Puskesmas Yaniruma Trauma Kembali Bertugas
- 17 Mei 2026 04:51 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Sebagian tenaga kesehatan Puskesmas Yaniruma masih mengalami trauma, untuk kembali bertugas di wilayah kerjanya. Hal itu disebabkan penyerangan kelompok kriminal bersenjata di Bandara Danowage beberapa waktu lalu.
Kepala Puskesmas Yaniruma, ISAK Nasendi, mengakui, Situasi keamanan menjadi alasan utama para petugas belum kembali secara penuh. Pihaknya sebenarnya siap melayani masyarakat apabila kondisi keamanan benar-benar terjamin.
Namun hingga kini belum ada instruksi resmi dari pemerintah daerah, untuk mengaktifkan kembali pelayanan penuh di Puskesmas Yaniruma.
Ia mengatakan, tenaga kesehatan membutuhkan rasa aman dan nyaman saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Tanpa adanya jaminan keamanan, para petugas merasa khawatir keselamatan mereka terancam.
“Yang paling penting itu keamanan dan kenyamanan. Tidak mungkin kita kerja kalau diri kita juga terancam,” katanya, Senin 11 Mei 2026.
Isak menjelaskan, selama dirinya bertugas di Yaniruma tidak pernah ada aparat keamanan yang berjaga secara tetap di wilayah tersebut. Bahkan patroli keamanan juga disebut tidak pernah dilakukan.
Kondisi itu membuat para tenaga kesehatan selama ini bekerja sendiri, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Situasi tersebut semakin menambah kekhawatiran, setelah terjadi gangguan keamanan di kawasan sekitar.
Ia menambahkan, saat insiden terjadi, tenaga kesehatan sebenarnya sedang melakukan pelayanan di kampung lain yang berjarak sekitar satu hingga dua jam dari lokasi kejadian. Namun kabar tersebut membuat para petugas panik dan takut.
Meski demikian, pihak puskesmas tetap berupaya memberikan pelayanan secara bertahap, dengan mengirim obat lebih dahulu. Langkah itu diharapkan dapat membantu pemulihan pelayanan kesehatan di Yaniruma.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....