Penolakan Aparat Keamanan Dinilai Berdampak pada Pelayanan Kesehatan

  • 17 Mei 2026 04:56 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Kepala Puskesmas Yaniruma, ISAK Nasendi, menilai situasi keamanan di wilayah Yaniruma sangat mempengaruhi pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menyinggung adanya informasi terkait penolakan terhadap aparat keamanan di daerah tersebut.

Menurut Isak, keberadaan aparat keamanan sebenarnya penting untuk melindungi masyarakat maupun tenaga pelayanan publik seperti tenaga kesehatan dan guru. Tanpa jaminan keamanan, para petugas merasa berada dalam posisi sulit.

Ia menyebut kondisi tersebut menjadi dilema bagi tenaga kesehatan. Jika aparat keamanan tidak ada, masyarakat dapat merasa terancam, petugas kesehatan juga merasa tidak aman saat bertugas.

“Kalau mereka ada, masyarakat yang terancam. Tapi kalau mereka tidak ada juga, kita yang bertugas merasa terancam,” katanya, Senin 11 Mei 2026.

Ia menjelaskan selama bertugas di Yaniruma, dirinya tidak pernah melihat adanya penjagaan aparat keamanan secara tetap di distrik tersebut. Bahkan patroli rutin juga tidak pernah dilakukan.

Akibatnya, para petugas kesehatan selama ini menjalankan pelayanan secara mandiri tanpa pendampingan keamanan. Situasi itu dinilai rawan jika terjadi gangguan keamanan sewaktu-waktu.

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya menjalankan pelayanan kesehatan sebisa mungkin. Isak berharap semua pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan demi keberlangsungan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, keamanan menjadi faktor utama agar pelayanan kesehatan bisa kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....