Guru dan Pemerhati Pendidikan Dorong Dialog RRI Lebih Terencana

  • 13 Sep 2026 08:48 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RRI, guru sekaligus pemerhati pendidikan dan narasumber RRI, Fenina Raunsay, menyampaikan masukan terkait pelaksanaan program siaran RRI, khususnya dalam menghadirkan narasumber untuk membahas berbagai isu pendidikan.

Fenina mengaku senang karena selama ini mendapat kesempatan untuk hadir dan menyampaikan pandangan dalam berbagai dialog pendidikan yang diselenggarakan RRI. Menurutnya, ruang dialog tersebut penting untuk memberikan informasi sekaligus membahas berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi masyarakat.

Namun, Fenina meminta agar informasi mengenai rencana kegiatan atau dialog dapat disampaikan kepada narasumber sejak jauh-jauh hari, bukan menjelang pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, pemberitahuan yang terlalu singkat terkadang menyulitkan narasumber dalam menyesuaikan jadwal dan mempersiapkan materi.

"Kalau informasi disampaikan terlalu dekat dengan waktu pelaksanaan, kami sebagai narasumber terkadang kesulitan menyesuaikan jadwal dan mempersiapkan materi. Tapi karena saya suka berbicara dan berdiskusi, saya tetap siap," ujarnya.

Fenina mencontohkan pengalamannya saat menjadi narasumber dalam dialog mengenai pendidikan inklusif. Kepastian kegiatan saat itu baru diterimanya dalam waktu yang sangat dekat dengan jadwal siaran sehingga waktu untuk mempersiapkan materi menjadi terbatas.

Selain persoalan waktu persiapan, Fenina juga mengusulkan agar dialog mengenai pendidikan inklusif ke depan menghadirkan narasumber dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tidak hanya dari pihak sekolah.

Menurutnya, keterlibatan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial penting agar berbagai persoalan yang dibahas dapat memperoleh tanggapan langsung dari instansi yang memiliki kewenangan.

"Kalau membahas pendidikan inklusif, jangan hanya dari sekolah. Kalau bisa Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial juga dihadirkan, sehingga apa yang dibicarakan bisa langsung dijawab oleh dinas terkait. Sekolah kan hanya menjalankan, sementara kebijakan dan fasilitas juga berkaitan dengan dinas," jelasnya.

Ia menilai, kehadiran beberapa pihak terkait dalam satu dialog dapat memberikan informasi yang lebih utuh kepada masyarakat. Hal tersebut mencakup kebijakan pendidikan, ketersediaan guru, kurikulum, fasilitas, hingga dukungan bagi pelaksanaan pendidikan inklusif.

"Jangan hanya satu orang yang memberikan persepsi. Kalau bisa beberapa pihak yang terkait dihadirkan, sehingga informasi yang diterima masyarakat lebih lengkap dan apa yang disampaikan masing-masing pihak bisa saling disinkronkan," katanya.

Karena itu, Fenina mendorong RRI menyusun rencana kegiatan dan target narasumber secara lebih terjadwal, misalnya untuk periode tiga bulan ke depan, dengan menyesuaikan momentum maupun isu pendidikan yang akan diangkat.

Menurutnya, perencanaan yang lebih awal akan memberikan kesempatan kepada narasumber untuk menyesuaikan jadwal sekaligus mempersiapkan materi sesuai dengan topik yang akan dibahas. Dengan perencanaan yang lebih baik serta keterlibatan berbagai pihak terkait, dialog pendidikan di RRI dinilai dapat menghadirkan pembahasan yang lebih lengkap, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....