Kunjungan Kanonik Uskup Agung Merauke Bawa Berkat Kedamaian Bagi Boven Digoel

  • 09 Agt 2026 04:09 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel – Kunjungan Kanonik Uskup Agung Merauke, Monsinyur Petrus Canisius Mandagi, MSC, ke Kabupaten Boven Digoel untuk memberikan Sakramen Krisma kepada para krismawan dan krismawati di Kevikepan Tanah Merah dan Kevikepan Mindiptana mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kehadiran pemimpin Gereja Katolik tersebut dinilai membawa berkat sekaligus memperkuat kehidupan iman serta semangat persaudaraan di tengah masyarakat.

Staf Ahli Bupati Boven Digoel, Jeffri Hany Isak Nirahua, mengatakan kunjungan kanonik ini merupakan anugerah yang patut disyukuri oleh seluruh masyarakat Boven Digoel. Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan pastoral Gereja, tetapi juga menghadirkan pesan-pesan kemanusiaan yang relevan dengan kehidupan masyarakat yang majemuk.

"Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan Bapak Uskup Agung Merauke. Kehadiran beliau membawa sukacita bagi umat sekaligus memberikan penguatan moral bagi seluruh masyarakat Boven Digoel," ujar Jeffri, Kamis 6 Agustus 2026

Ia menuturkan, pelayanan Sakramen Krisma yang diberikan kepada puluhan krismawan dan krismawati menjadi tonggak penting dalam perjalanan iman umat Katolik. Selain menerima sakramen, para penerima krisma juga diharapkan mampu menjadi pribadi yang dewasa dalam iman, memiliki kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam membangun kehidupan bermasyarakat.

Menurut Jeffri, pesan yang disampaikan Uskup Agung selama kunjungan pastoralnya tidak hanya ditujukan kepada umat Katolik, tetapi juga mengandung nilai-nilai universal yang dapat diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Nilai kasih, persaudaraan, toleransi, dan semangat melayani sesama menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan di Kabupaten Boven Digoel.

Ia mengajak seluruh umat Katolik untuk tidak hanya mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, gereja, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat.

"Pesan Uskup Agung mengingatkan kita semua agar selalu hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan, saling menghormati, menghindari perpecahan, serta terus menjaga kerukunan yang selama ini telah terbangun dengan baik di Kabupaten Boven Digoel," katanya.

Jeffri menambahkan bahwa Kabupaten Boven Digoel merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam. Karena itu, semangat toleransi dan saling menghargai harus terus dipelihara agar pembangunan daerah dapat berjalan dalam suasana yang aman, damai, dan kondusif.

Menurutnya, pemerintah daerah mendukung setiap kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat karakter masyarakat, menanamkan nilai-nilai moral, serta mendorong terciptanya persatuan. Peran tokoh agama dinilai sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan menjaga stabilitas daerah.

"Pesan yang disampaikan Uskup Agung menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar terus memelihara persatuan, hidup saling menghargai, dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, serta penuh kasih di Kabupaten Boven Digoel. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera, rukun, dan harmonis," ucap Jeffri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....