40 Tahun Membiara, Sr. M. Antoneta Kaman PBHK Gelar Misa Syukur

  • 08 Jul 2026 09:13 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Suasana penuh syukur, sukacita, dan kebersamaan mewarnai Perayaan Misa Syukur sekaligus peringatan 40 tahun hidup membiara Sr. M. Antoneta Kaman, PBHK dari Kongregasi Putri Bunda Hati Kudus (PBHK). Perayaan yang berlangsung di Paroki Hati Kudus Tanah Merah, Keuskupan Agung Merauke, pada Minggu (5/7/2026) itu dihadiri umat, tokoh masyarakat, perwakilan berbagai lembaga, serta para suster dan pendukung karya pelayanan gereja.

Perayaan tersebut menjadi ungkapan syukur atas empat dekade pengabdian Sr. M. Antoneta Kaman dalam melayani Gereja dan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan Misa Syukur dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.

Dalam sambutannya, Pimpinan Regio PBHK Papua Keuskupan Agung Merauke, Sr. M. Kresensia Batlayeri, PBHK, mengajak seluruh umat untuk terus memaknai panggilan hidup sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan dan sesama.

"Setiap kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang melahirkan semangat kebaikan bagi dunia. Kita juga diajak untuk saling mendengar, saling memahami, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan menggereja dengan berlandaskan iman dan hukum kasih Tuhan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Gereja mengajak umat agar tidak pernah kehilangan harapan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

"Iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kasih, pelayanan, dan kepedulian kepada sesama tanpa membeda-bedakan," katanya.

Pada kesempatan itu, Sr. M. Kresensia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Sr. M. Antoneta Kaman atas 40 tahun kesetiaannya menjalani hidup membiara.

Menurutnya, perjalanan panjang tersebut merupakan bukti nyata kesetiaan terhadap panggilan Tuhan serta anugerah yang terus menyertai setiap langkah pelayanan.

"Empat puluh tahun perjalanan ini bukan semata-mata karena kemampuan manusia, tetapi karena penyertaan Tuhan yang selalu setia. Dalam suka maupun duka, kami merasakan kasih-Nya yang terus membimbing kami untuk tetap melayani umat," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan suster, umat, keluarga, dan berbagai pihak yang selama ini mendukung karya pelayanan Kongregasi PBHK di wilayah Papua.

"Kami menyadari bahwa seluruh karya pelayanan yang dapat dijalankan hingga hari ini tidak terlepas dari doa, dukungan, dan kerja sama banyak pihak. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tuturnya.

Sr. M. Kresensia berharap momentum syukur tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani menjawab panggilan Tuhan sesuai talenta masing-masing, baik sebagai suster, imam, guru, pelayan gereja, maupun profesi lainnya yang mengabdi bagi masyarakat.

"Semoga perjumpaan hari ini menjadi benih-benih panggilan yang tumbuh subur di tanah Papua. Setiap bentuk pelayanan merupakan panggilan mulia yang membawa berkat bagi sesama dan memuliakan Tuhan," harapnya.

Menutup sambutannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan yang kurang berkenan bagi umat maupun masyarakat sekitar.

"Kami memohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang sempurna selama penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga segala dukungan dan ketulusan hati yang diberikan menjadi berkat bagi kita semua," ucapnya.

Perayaan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar kasih dan rahmat Tuhan Yesus Kristus senantiasa menyertai seluruh umat, sehingga semangat pelayanan dan cinta kasih kepada sesama terus bertumbuh di tengah kehidupan Gereja dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....